Lembaga Kajian Strategis (Bakis) Madura, Mendesak Inspektorat Audit Dana Desa Guluk- Guluk 

Lembaga Kajian Strategis (Bakis) Madura, Mendesak Inspektorat Audit Dana Desa Guluk- Guluk 
Keterangan foto : Surat lembaga yang dikirim ke Inspektorat Kab. Sumenep

Lembaga Kajian Strategis (Bakis) Madura, Mendesak Inspektorat Audit Dana Desa Guluk- Guluk 

Temporatur.com – Sumenep

Lembaga Kajian Strategis (Bakis) Sumenep Madura, resmi berkirim surat kepada plt. Kepala Inspektorat Kabupaten Sumenep tertanggal 16 Juni 2025.

Surat terkait permohonan audit Investigasi terhadap penggunaan Dana Desa (DD) dan anggaran dana desa (ADD) di Desa Guluk-guluk, yang diduga setiap tahunnya tidak tepat sasaran.

Saat ditemui reporter Temporatur.com, Hakim Widodo, kordinator lapangan (Korlap) dari lembaga Kajian Strategis (Bakis) Madura, mengaku, jika Kepala Desa Guluk-guluk Akhmad Wail memiliki kekayaan yang tidak sesuai dengan jabatannya sebagai Kepala Desa, makanya perlu di audit.

Menurutnya, pihak Inspektorat harus benar – benar melakukan audit adanya penyimpangan dan tidak tepat sasaran dalam pengelolaan penggunaan dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) yang dilakukan oleh kepala Desa dari tahun-ke tahun.

Bacaan Lainnya

” Saya hanya ingin masyarakat Guluk-guluk sejahtera, menikmati infrastruktur jalan desa dengan baik, keamanan desa terjaga dan kondusif”

Makanya kata dia, pihaknya melaporkan kepala Desa Guluk-guluk itu atas dugaan penyelewengan dana DD/ ADD sejak tahun 2018-2024

” Saya melaporkan Kepala Desa Guluk-gului itu kepada Kapolres Sumenep, Kejaksaan Negeri, hingga akhirnya selesai di kantor Inspektorat sumenep ”

Ia menjelaskan, Mengendapnya pelaporan dan desakan audit dana desa di Desa Guluk-guluk ke Inspektorat itu, karena dituding tidak memenuhi syarat,

Padahal sambungnya, pada saat Inspektorat melakukan penyidikan dan audit dana desa di desa Guluk-guluk, sama sekali tidak pernah melibatkan pihak lembaga sebagai pelapor. Tudingnya

Semestinya, kata dia, pihak pelapor itu dilibatkan dalam penyidikan, tujuannya agar dapat membantu dan memudahkan penyidikan terkait pekerjaan yang dituding bermasalah dan fiktif, ini tidak. Ungkapnya

” Makanya saya menduga adanya permainan Inspektorat dengan Kepala Desa dalam hal audit dana anggaran desa (DD) dan anggaran Dana Desa (ADD) khusus di Desa Guluk-guluk Sumenep”

Lebih jauh, Hakim mengatakan, jika pihaknya bersama lembaga akan menggelar audiensi kepada Inspektorat, mendesak agar segera lakukan audit dana desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) di desa Guluk-guluk.

Selain itu, kita akan menggelar audiensi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) sumenep, tujuannya, agar DPMD dapat melakukan pembinaan dan survey langsung terkait Badan usaha milik desa (Bumdes) di desa Guluk-guluk sumenep yang dikelola oleh orangnya kepala Desa dan tidak jelas.

Dan terakhir, kata Hakim, pihaknya akan menggelar audiensi di Kantor DPRD Kab. Sumenep, dengan Komisi I dan III terkait penyimpangan dana desa dan tidak tepat sasaran dalam pengelolaan penggunaan dana Desa (DD) di Desa Guluk-guluk kab. Sumenep. Pungkasnya

Secara terpisah, Plt. Inspektorat, Nurul Jamil belum bisa dimintai keterangan, kata salah satu staffnya, ” Bapak sedang rapat”,pungkasnya.

(Moh. Anwar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *