Ki Jaga Kali Kritik Proyek Normalisasi Sungai Pembuang (SP) Bakung Karangpatri yang Dikerjakan oleh CV Cipta Alam
Samanhudi, yang dikenal dengan sebutan Ki Jaga Kali aktivis pegiat lingkungan di Kabupaten Bekasi kembali menyuarakan kritiknya terhadap pelaksanaan proyek normalisasi sungai di wilayah desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,
Samanhudi menyoroti kualitas pengerjaan proyek yang dinilai jauh dari harapan.
Berada di lokasi kegiatan normalisasi di SP Bakung, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Ki Jaga Kali mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh CV Cipta Alam dengan nilai kontrak mencapai Rp984 juta. Menurutnya, hasil pekerjaan yang terlihat saat ini belum mencerminkan pelaksanaan yang optimal.
“Nah, saudara-saudara sekalian, saya, Ki Jaga Kali, hari ini berdiri di kegiatan normalisasi SP Bakung, Desa Karangpatri. Kerjaan seperti ini, namun dalam pelaksanaannya kita lihat bersama, ini seperti tidak sesuai harapan. Kami, terlebih sebagai orang yang selalu eksis dalam menjaga kali, sangat prihatin melihat hasil pekerjaannya seperti ini,”cetus nya.

Ki Jaga Kali juga berharap pemerintah, konsultan pengawas, serta pihak-pihak terkait seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan perhatian lebih dalam memastikan kualitas proyek-proyek semacam ini.
“Kita berharap semua ini ada perbaikan, terutama lagi-lagi kepada Pemerintah, Konsultan Pengawas, terus juga kepada unsur BPK dan lain sebagainya,”,ucap Samanhudi
Program Normalisasi Sungai Pemeritahan Desa harus aktif dalam pengawasan agar maksimal dan selaras dengan program yang saat ini di lakukan Pemkab Bekasi
Dalam penyertaan di live TikTok JM.Jendro pada Kamis.malam, 01 Mei 2025, Samanhudi juga menambahkan bahwa, “program normalisasi sungai harus disertai dengan aktif nya peran pemerintah desa dalam mengawasi,mengidentifikasi dan dan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran atau sepadan sungai. Agar program yang.saat ini sedang dijalankan oleh Pemkab Bekasi terkait penertiban bangunan liar dan pembersihan kali dapat maksimal dan adanya sinergitas yang saling mendukung, dimana salah satu dari hasil pekerjaan tersebut pengangkatan sedimentasinya tidak sesuai yang diharapkan,” ujar Samanhudi dalam pernyataannya.
Sebagai sosok yang aktif menjaga kebersihan sungai di Kabupaten Bekasi, Ki Jaga Kali menegaskan pentingnya pelaksanaan proyek yang sesuai dengan harapan masyarakat. Ia berharap pemerintah dapat segera melakukan evaluasi agar proyek-proyek normalisasi memberikan manfaat yang nyata bagi lingkungan dan warga sekitar.
Kritik dan harapan dari Ki Jaga Kali ini diharapkan menjadi perhatian semua pihak yang terlibat, sehingga proyek-proyek pemerintah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan. **
(ER/SS)















