Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Ki Jaga Kali Kritik Proyek Normalisasi Sungai Pembuang (SP) Bakung Karangpatri yang Dikerjakan oleh CV Cipta Alam

Ki Jaga Kali Kritik Proyek Normalisasi Sungai Pembuang (SP) Bakung Karangpatri yang Dikerjakan oleh CV Cipta Alam

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ki Jaga Kali Kritik Proyek Normalisasi Sungai Pembuang (SP) Bakung Karangpatri yang Dikerjakan oleh CV Cipta Alam 

Bekasi – Temporatur.com

Samanhudi, yang dikenal dengan sebutan Ki Jaga Kali aktivis  pegiat lingkungan di Kabupaten Bekasi kembali menyuarakan kritiknya terhadap pelaksanaan proyek normalisasi sungai di wilayah desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,

Samanhudi menyoroti kualitas pengerjaan proyek yang dinilai jauh dari harapan.

Berada di lokasi kegiatan normalisasi di SP Bakung, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Ki Jaga Kali mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh CV Cipta Alam dengan nilai kontrak mencapai Rp984 juta. Menurutnya, hasil pekerjaan yang terlihat saat ini belum mencerminkan pelaksanaan yang optimal.

“Nah, saudara-saudara sekalian, saya, Ki Jaga Kali, hari ini berdiri di kegiatan normalisasi SP Bakung, Desa Karangpatri. Kerjaan seperti ini, namun dalam pelaksanaannya kita lihat bersama, ini seperti tidak sesuai harapan. Kami, terlebih sebagai orang yang selalu eksis dalam menjaga kali, sangat prihatin melihat hasil pekerjaannya seperti ini,”cetus nya.

Keterangan foto: Ki Jaga Kali Kritik Proyek Normalisasi Sungai Pembuang (SP) Bakung Karangpatri yang Dikerjakan oleh CV Cipta Alam.(ft Istimewa)

Keterangan foto: Ki Jaga Kali Kritik Proyek Normalisasi Sungai Pembuang (SP) Bakung Karangpatri yang Dikerjakan oleh CV Cipta Alam.(ft Istimewa)

Ki Jaga Kali juga berharap pemerintah, konsultan pengawas, serta pihak-pihak terkait seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan perhatian lebih dalam memastikan kualitas proyek-proyek semacam ini.

“Kita berharap semua ini ada perbaikan, terutama lagi-lagi kepada Pemerintah, Konsultan Pengawas, terus juga kepada unsur BPK dan lain sebagainya,”,ucap Samanhudi

Program Normalisasi Sungai Pemeritahan Desa harus aktif dalam pengawasan agar maksimal dan selaras dengan program yang saat ini di lakukan Pemkab Bekasi

Dalam penyertaan di live TikTok JM.Jendro  pada Kamis.malam, 01 Mei 2025, Samanhudi juga menambahkan bahwa, “program normalisasi sungai harus disertai dengan aktif nya  peran pemerintah desa dalam mengawasi,mengidentifikasi dan dan memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat yang tinggal  di sekitar bantaran atau sepadan sungai. Agar program yang.saat ini sedang dijalankan oleh Pemkab Bekasi terkait penertiban bangunan liar dan pembersihan kali dapat maksimal dan adanya sinergitas yang saling mendukung, dimana salah satu dari hasil pekerjaan tersebut pengangkatan sedimentasinya tidak sesuai yang diharapkan,” ujar  Samanhudi dalam pernyataannya.

Sebagai sosok yang aktif menjaga kebersihan sungai di Kabupaten Bekasi, Ki Jaga Kali menegaskan pentingnya pelaksanaan proyek yang sesuai dengan harapan masyarakat. Ia berharap pemerintah dapat segera melakukan evaluasi agar proyek-proyek normalisasi memberikan manfaat yang nyata bagi lingkungan dan warga sekitar.

Kritik dan harapan dari Ki Jaga Kali ini diharapkan menjadi perhatian semua pihak yang terlibat, sehingga proyek-proyek pemerintah benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan lingkungan. **

(ER/SS)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less