Lemahnya Pengawasan Dinas Terkait Pengerjan Drainase Saluran Air di Kampung Pintu Desa Bantarjaya Pebayuran Amburadul

Lemahnya Pengawasan Dinas Terkait Pengerjan Drainase Saluran Air di Kampung Pintu Desa Bantarjaya Pebayuran Amburadul
Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu  Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan

Lemahnya Pengawasan Dinas Terkait Pengerjan Drainase Saluran Air di Kampung Pintu Desa Bantarjaya Pebayuran Amburadul

Kabupaten Bekasi – Temporatur.com

Proyek kegiatan pemeliharaan leningan drainase saluran air di Kampung Pintu RT.001/005 desa Bantajaya, kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi,
Jawa yang dikerjakan oleh CV Karya Putra Muda, dengan sumber anggaran dari APBD Kabupaten Bekasi sebesar Rp 616, 881, 400, 00,- dengan volume panjang 700 meter, diduga pengerjaan nya asal-asalan alias amburadul.

Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu  Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan
Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu  Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan

Pasalnya, pengerjaannya asal-asalan pemasangan batunya tidak digali lagi diduga hanya 2 batu yang terpasang,sehingga dapat menimbulkan kerusakan dan tidak tahan lama.

Menurut keterangan dari seorang pekerja di lokasi kegiatan proyek twrsebut saat dipertanyakan dan di konfirmasi media Temporatur.com pekerja tersebut mengatakan hal tersebut sesuai dengan perintah dari Bos ,ujarnya.

Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu  Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan
Keterangan foto: Proyek Drainase Ratusan Juta di Kp Pintu  Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Dikerjakan Asal-asalan

“Gimana pak, saya hanya Pekerja,hanya menjalankan perintah Bos harus saya kerjakan, kalah pekerja tersebut,pada Sabtu 12/04/2025.

Bacaan Lainnya

Miris Proyek Kegiatan Pemeliharaan Leningan draenase saluran air,di kampung Pintu RT 001/005 desa Bantarjaya kecamatan pebayuran yang dikerjakan oleh Rekanan Pemborong diduga dikerjakan asal-asalan asal jadi.

Akibat lemahnya pengawasan dari pihak dinas terkait sehingga pengerjaan yang.dilakukan pemborong tidak sesuai spek.

Saat Media datang kelokasi kegiatan tidak ada pengawas di lokasi kegiatan,sehingga dengan bias pigak kontraktor diduga mengerjakan kegiatan asal jadi

Salah satunya dalam pengerjaan pemasangan batu, ada pohon yang tidak ditebang langsung diloncat, disinyalir pihak kontraktor mencari keuntungan.

Proyek Kegiatan Pemeliharaan Leningan draenase saluran air yang bersumber dari APBD kabupaten Bekasi. yang seharusnya diawasi oleh pihak dinas terkait dan seharusnya pihak pelaksanapun ada di lokasi,ini sudah jelas-jelas,Pihak dinas Diduga ada kong kalikong dengan pihak kontraktor.**

M. UMPAH

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *