Bagaimana Keterlibatan Penyandang Disabilitas di Sektor Strategis di Pemerintah Prabowo-Gibran ?

Bagaimana Keterlibatan Penyandang Disabilitas di Sektor Strategis di Pemerintah Prabowo-Gibran ?
Keterangan foto : :Presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Rakabuming Raka (foto istimewa)

Bagaimana Keterlibatan Penyandang Disabilitas di Sektor Strategis di Pemerintah Prabowo-Gibran ?

Jakarta – Temporatur.com

Presiden Prabowo dan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, menempatkan isu disabilitas sebagai prioritas dalam program Asta Cita nya.

Dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka bertekad untuk memperkuat peran penyandang disabilitas.

Selama 100 hari pemerintahan Prabowo-Gibran, isu disabilitas telah menjadi sorotan beberapa kali oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

Dalam perayaan Hari Disabilitas Internasional 2024 di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Gus Ipul menyatakan bahwa Kemensos diminta Presiden Prabowo untuk melanjutkan program pemberdayaan penyandang disabilitas.

Bacaan Lainnya

Di acara puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Wapres Gibran turut hadir dan mengemukakan pentingnya melibatkan penyandang disabilitas dalam perencanaan infrastruktur dan transportasi publik.

Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mengakui bahwa sejumlah kementerian di pemerintahan Prabowo-Gibran telah mengangkat isu disabilitas sebagai prioritas.

Namun, Ketua PPDI Norman Yulian berharap agar kebijakan tersebut tidak hanya berhenti pada kata-kata tetapi diimplementasikan secara serius,ujar Norman Yulian ,pada Jumat, 24/01/2025.

Norman berpendapat bahwa pemberdayaan penyandang disabilitas perlu dilakukan melalui keterlibatan penyandang disabilitas dalam pembangunan, untuk menciptakan inklusivitas yang nyata. Sinergi antara pemerintah dan organisasi disabilitas sangat diperlukan dalam menjalankan program-program yang memadai, ungkapnya.

Diah Pitaloka, seorang Pengamat Kebijakan Perempuan dan Anak, menyoroti fokus Kemensos yang masih terpusat pada bantuan sosial bagi penyandang disabilitas. Dia berharap pemerintah dapat lebih strategis dalam menangani isu ini sebagai isu strategis bukan sekadar isu populis tambahnya.

Ketum PPDI H.Norman Yulian bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini
Ketum PPDI H.Norman Yulian bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini

Menurutnya, penyandang disabilitas tidak hanya sekadar penerima manfaat, namun juga harus dilibatkan dalam proses pembangunan secara proporsional. Pemerintah diharapkan dapat memberikan bantuan keuangan yang adil bagi organisasi disabilitas dan menyusun program-program inklusif yang berdampak nyata bagi mereka,tukasnya.

“Dengan demikian,sambungnya, pemerintah Prabowo-Gibran diharapkan dapat merancang kebijakan yang inklusif dan memberdayakan penyandang disabilitas dengan sungguh-sungguh dan cerdas, demi mewujudkan masyarakat yang lebih adil dan inklusif untuk semua orang, pungkasnya.**

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *