Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Berita » Himpunan Penasihat Hukum Syariah Indonesia Kecam Menteri yang Tidak Patuh Presiden Prabowo 

Himpunan Penasihat Hukum Syariah Indonesia Kecam Menteri yang Tidak Patuh Presiden Prabowo 

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Himpunan Penasihat Hukum Syariah Indonesia Kecam Menteri yang Tidak Patuh Presiden Prabowo 

Jakarta – Temporatur.com 

Himpunan Penasihat Hukum Syariah Indonesia (HIPKUMSI) mengecam tindakan aparatur pemerintah yang dinilai lambat dalam proses penanganan perkara pagar laut, dipantai utara kabupaten Tangerang provinsi Banten.

Polemik ini terjadi di lebih dari 5 kecamatan di kabupaten Tangerang, melintasi lebih dari 15 desa di wilayah Tangerang.

Sebelumnya Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan,”Sudah,beliau sudah setuju perihal pagar laut, Pertama itu disegel,kemudian yang kedua beliau perintahkan untuk dicabutkan,gitu “ujar Ketua MPR RI digedung DPR Senayan Jakarta pada (15/01/24).

Muzani Juga mengatakan bahwa Presiden Prabowo juga memperintahkan agar pembangunan pagar laut ini diusut.

Himpunan Penasihat Hukum Syariah Indonesia (HIPKUMSI) melalui Advokat Alfahrizal HA dalam keterangan pers realesenya mempertanyakan bila
ada instansi yang mempermasalahkan tentang intruksi presiden untuk mencabut
pagar goib tersebut, hal ini disampaikan langsung oleh inisiator Himpunan
Penasihat Hukum Syariah Indonesia (HIPKUMSI) di kantor sekretariat Tangerang, pada Senin, 20 Januari 2025.

“Sebagai Lembaga Penegakan Hukum, wadah dari para advokat, menyayangkan
adanya pimpinan salah satu lembaga negara yang mempermasalahkan pencabutan bambu di tengah laut yang dilakukan secara bersama oleh nelayan dan TNI Angkatan Laut

“Kedepan kami akan bersurat kepada presiden atas sikap yang diambil oleh Pejabat tersebut untuk diberi evaluasi dan sanksi atas ketidakpatuhan terhadap perintah presiden dan kami minta kedepannya agar yang bersangkutan di Resuffle dalam kabinet merah putih”ujar Alfahrizal.HA, Senin, (20/01/2025).

Alfahrizal mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil investigasi OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA,bahwa pagar laut rugikan nelayan mencapai 9 Miliar hal ini
disebabkan oleh terbatasnya akses nelayan kelaut untuk mencari nafkah.

“Ya,itu masih di valuasi yang bersifat kasar begitu ya, karena tadi berdasarkan
keluhan para nelayan.” Ujar ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih yang dikutip dari Antara pada (16/01/25).

Pengihitungan ini didasari berdasarkan perhitungan perkiraan kerugian
nelayan akibat tambahan jarak untuk melaut.

“Dengan adanya pagar laut itu,Nelayan
harus memutar kurang lebih 30 Kilometer itu,sehingga kehilangan biaya kurang lebih 3 (tiga) Literan. Semula hanya satu liter menjadi 3 liter.”

Himpunan Penasihat Hukum Syariah Indonesia (HIPKUMSI) memberikan apresiasi kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) Klkhususnya Angkatan Laut yang telah membantu bersama – sama masyarakat mencabut pagar bambu yang menjadi polemik, dengan menurunkan 600 Personil sebagai jawaban dari keluhan
masyarakat pesisir khususnya para nelayan Pesisir Tangerang Utara.

“Kedepannya kami akan bersurat kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia
untuk dapat dilakukan penyelidikan, terkait Dldugaan keterlibatan organisasi
Kepala Desa yang berdasarkan bukti yang kami miliki, menerima gratifikasi untuk setiap Kades masing – masing satu unit SUV mewah,”,ungkap Alfahrizal.

“Hal Ini kami lakukan semata – mata bahwa keadilan harus merata bagi semua.” tutup Alfahrizal HA.**

(SS)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keterangan foto: ISMAHI Jabar Gelar Seminar Nasional, Soroti Urgensi RUU KUHAP di Zaman Modern

    ISMAHI Jabar Gelar Seminar Nasional, Soroti Urgensi RUU KUHAP di Zaman Modern

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dalam penyusunan dan pembentukan hukum materil menjadi pendorong untuk lahirnya hukum formil yang tepat sasaran. Pada prakteknya, hukum materil dalam sistem peradilan pidana adalah nyawa untuk proses menemukan kebenaran materil terhadap suatu peristiwa hukum. Sampai hari ini, Indonesia masih menggunakan hukum formil pidana yang telah berusia 44 tahun sebagai hukum acaranya. Bahwa, terhadap produk hukum tersebut, telah mengalami uji materil yang sangat banyak di Mahkamah Konstitusi. Maka, kondisi tersebut mengakibatkan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terjadi tambal sulam yang tidak memberikan kepastian hukum.

  • Hairul kepala desa Bendu Agung, kecamatan Muara Payang kabupaten Lahat

    Akibat Banjir Jembatan Gantung di Desa Bandu Agung Nyaris Putus, Kades Bandu Agung Berharap Bantuan dan Perhatian Pemkab Lahat

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Suryo S
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kabupaten Lahat || Temporatur.com Banjir bandang menimpa beberapa kecamatan di kabupaten Lahat, diantaranya kecamatan Jarai dan kecamatan Muara Payang. SelanjutnyaGerakan Advokasi untuk Kebenaran, Keadilan & Kemanusiaan MENJAGA MARWAH, KEHORMATAN DAN KREDIBILITASSalah satu desa yang terdampak banjir adalah Desa Bandu Agung Kecamatan Muara Payang, banjir terjadi pada hari Sabtu 27 Januari 2024 lalu.   SelanjutnyaSelusin Advokat […]

  • Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Gelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD)

    Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas, Polsek Talang Ubi Gelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD)

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

      PALI – Temporatur.com, Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukumnya, Polsek Talang Ubi jajaran Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu malam (22/10/2025). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini dipimpin oleh Aipda Pariyanto serta diikuti oleh sejumlah personel […]

  • Memimpin dengan Visi dan Semangat Peran Heri Noviar dalam Kadin Kabupaten Bekasi

    Memimpin dengan Visi dan Semangat Peran Heri Noviar dalam Kadin Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Memimpin dengan Visi dan Semangat Peran Heri Noviar dalam Kadin Kabupaten Bekasi

  • BAWASLU Kecamatan Karang Bahagia gelar Rapat Kerja Teknisi pengawas TPS pada pemilihan serentak tahun 2024

    BAWASLU Kecamatan Karang Bahagia gelar Rapat Kerja Teknisi pengawas TPS pada pemilihan serentak tahun 2024

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    .   SelanjutnyaSelusin Advokat Madjid & Partners Siap Kawal Mahmud Al-Hushori di Pilkades Setia DarmaKabupaten Bekasi II Temporatur .Com. Rapat Kerja Teknisi Se Kecamatan Karang Bahagia pada pemilihan serentak tahun 2024 di laksanakan di Aula lapangan futsall Kp Pelaukan Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Jawa Barat yang dihadiri terdiri dari 8 Desa […]

  • Keterangan goto : Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Secara Resmi Melantik Dr.Ir, Hamartoni Ahadiz dan Romli S.Kom sebagai bupati Dan wakil bupati periode 2025.2030.di Jakarta,(Kamis,20/02/2025).

    Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Secara Resmi Melantik Dr.Ir, Hamartoni Ahadiz dan Romli S.Kom sebagai bupati Dan wakil bupati periode 2025.2030

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman dengan semangat Bhineka Tunggal Ika. Ia meminta seluruh Kepala Daerah untuk bekerja sinergis dalam memajukan daerah masing-masing, tanpa memandang perbedaan latar belakang partai maupun suku. Selain itu, Prabowo juga mengajak para pemimpin daerah untuk mengikuti retreat di Akademi Militer Magelang sebagai sarana meningkatkan kapasit

expand_less