Gelar acara persatuan Tarbiyah islamiah (PERTI) 2024

Gelar acara persatuan Tarbiyah islamiah (PERTI) 2024
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 29.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

Temporatur.com – 14 Nov 2024, 07:42 WIB Kodar Solihat Anggota DPRD Jabar MQ Iswara saat memukul gong pada acara pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Perti Jabar di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 13 November 2024 malam. /temporatur.com Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI atau ditulis Perti) Jabar menyatakan kesiapannya untuk mengawal program pemerintah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dalam mengatasi persoalan utama di Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum PP PERTI HM Syarfi Hutauruk pada Musyawarah Daerah (Musda) Perti Jabar di Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 13 November 2024 malam.

“PERTI ini akan menjadi mitra strategis Pemda Jabar dalam rangka menyelesaikan 4 persoalan utama di Jabar,” kata Syarfi saat diwawancarai usai pembukaan Musda PERTI Jabar, Rabu.

Adapun persoalan ini saat ini sedang digencarkan pemerintah, termasuk Pemda Jawa Barat antara lain : menurunkan angka kemiskinan, menurunkan stunting, menurunkan angka pengangguran, dan kesenjangan sosial.

36 Negara Pamerkan Keindahan Seni Kaligrafi Islam di MTQ Nasional XXX Kalimantan Timur Syarfi menekankan jika PERTI sepanjang sejarah sejak pertama PERTI ini berdiri tidak pernah bersebrangan dengan pemerintah. Tapi, sebagai fungsi kontrol manakala pemerintah tidak menjalankan fungsinya dengan baik. “Kita ini mengingatkan pemerintah kalau di luar jalur, memberikan masukan, baik tertulis maupun lisan,” tambahnya. Syarfy menambahkan, jika PERTI ini adalah organisasi Islam nomor 3 tertua dan nomor 3 terbesar setelah Muhammadiyah dan peranannya jelas ketika memperjuangkan kemerdekaan bersama para ulama.

Syarfy juga menjelaskan karateristik PERTI yang menjunjung tinggi kebijaksanaan dalam menyampaikan sesuatu hal kepada masyarakat, terutama umat muslim di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Jadi, PERTI ini, yang di dalamnya ada para Da’i tidak pernah radikal, tidak pernah ekstrem, misalnya mengkafir-kafirkan orang. Jadi kita ini menyampaikan ajaran rasul, menyampaikan kebenaran dengan lemah lembut dengan benar, bukan untuk menghujat orang,” jelasnya. Syarfy juga menambahkan, jika dalam Musda PERTI ini diharapakan terpilih pengurus yang baru menciptakan berbagai program-program baru bagi sekolah-sekolah atau pondok pesantren dan kemudian bermanfaat bagi Jawa Barat. Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Mahmudin yang diwakilkan kepada Karo Kesra mengapresiasi Musda PERTI Jabar ini.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bogor, Unjuk Rasa Bakar Foto Pj Bupati Bogor dan Ban Bekas, Ini Tuntutannya ! Disampaikannya, jika Pemprov Jabar perlu bersinergi dan diharapkan PERTI bisa menjadi mitra strategis dalam membangun berbagai program.

Sementara itu, hadir mewakili jajaran DPRD Jawa Barat, MQ Iswara. Hal senada diungkapkan Iswara jika Pemprov Jabar dan DPRD Jabar terus memperkuat singergi dalam membangun Jawa Barat lebih baik.

Ia menekankan, dengan program yang begitu banyak, tentu pemerintah dan wakil rakyat tidak bisa berjalan sendiri, tentu perlu dukungan dari masyarakat, termasuk dari keorganisasian masyarakat termasuk dari PERTI ini
“Diharapkan PERTI ini dapat menjadi mitra strategis bagi pembangunan di Jawa Barat,” tekannya.

Iswara menambahkan, tentu program Pemerintah Prabowo-Gibran untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 begitu luar biasa. “Maka dari itu, perlu sinergi bersama-sama untuk mendukung program unggulan yang begitu banyak, termasuk program makan siang gratis,” katanya.

“Termasuk pengentasan kemiskinan yang masih tinggi, pengangguran, kesenjangan sosial, stunting,” ucapnya menambahkan. ***

(Widia mona)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *