Kabupaten Bekasi – Temporatur.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi mengadakan sosialisasi tahapan pemilihan umum (pemilu) 2024 dalam acara Car Free Day (CFD) yang berlokasi di Distrik 2 Meikarta Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Cikarang Selatan, pada hari Minggu (7/1/24).
Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Ali Rido, mengungkapkan bahwa setiap Panitia Pemungutan Suara (PPK) di kecamatan akan menyelenggarakan sosialisasi secara serentak pada tahun 2024.
Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 610 yang menyatakan bahwa tahapan pemilu berlangsung selama 20 bulan, sudah digaungkan oleh KPU RI, ujarnya.
Ali menjelaskan bahwa tahapan pemilu yang sedang berjalan saat ini, mulai dari tanggal 20 November 2023 hingga 10 Februari 2024, adalah masa kampanye. “Para peserta pemilu akan melakukan berbagai kegiatan untuk memperoleh dukungan agar bisa menjadi calon pemilih khusus di Kabupaten Bekasi, baik sebagai calon legislatif di tingkat kabupaten maupun provinsi, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), maupun Presiden dan Wakil Presiden,” ungkap Ali kepada media pada hari Minggu (7/1/24).
Dia menyebutkan bahwa hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 375 mengenai titik pemasangan alat kampanye, dan kampanye ini memang memerlukan perhatian khusus.
“Jangan sampai para calon legislatif tidak mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” tambahnya.
Selain itu, tahapan pemilu yang sedang berlangsung saat ini adalah distribusi logistik. Menurut Ali, pada hari Minggu ini, tanggal 7 Januari 2024, 80 persen logistik di Kabupaten Bekasi telah terpenuhi. Terdapat dua jenis surat suara, yaitu surat suara DPD RI dan surat suara Presiden dan Wakil Presiden.
Camat Kecamatan Cikarang Selatan, Muhamad Said, menyambut baik sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Bekasi dalam acara CFD ini. Menurutnya, banyak masyarakat yang berkunjung ke CFD, sehingga informasi dari KPU dapat disampaikan langsung kepada masyarakat. “Alhamdulillah, antusiasme masyarakat terhadap acara CFD setiap minggunya semakin meningkat, terutama karena adanya kegiatan sosialisasi KPU. Masyarakat sangat menantikan informasi terkait pemilu 2024 ini,” kata Said.
(Red)















