Anak 4 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Al Jabbar

Anak 4 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Al Jabbar

Bandung -Jabar || Temporatur.com 

Seorang anak perempuan berusia 4 tahun meninggal dunia setelah tercebur ke dalam kolam yang ada di area masjid Al Jabbar.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu, 17 Desember 2023, namun penyebab pasti insiden malang ini belum dapat dipastikan.

Peristiwa tragis ini mendapat sorotan dan kritik tajam dari seorang aktivis Pegia Antikorupsi bernama Agus Satria.

Agus Satria menyoroti sisi keamanan masjid yang megah dan dibangun dengan biaya triliunan rupiah.
Menurutnya, pihak Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat seharusnya telah mengantisipasi segi keamanan dari masjid tersebut. Ia juga menegaskan bahwa pembangunan masjid yang menggunakan anggaran yang begitu besar dilakukan saat Gubernur Ridwan Kamil memimpin, dan mencurigai adanya penambahan biaya yang fantastis, cetus Agus Satria pada 20/13/2023.

Di samping itu, Agus juga meminta Presiden Jokowi dan elit politik untuk memberikan perhatian terhadap pesan yang dikirimkan oleh anak-anak Jawa Barat, terkait apa yang sebenarnya terjadi di sekitar masjid Al Jabbar.

Bacaan Lainnya

Agus berharap masalah ini tidak dijadikan ajang politik semata, bersolek dalam politik, tandanya.

“Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat perlu memberikan penjelasan menyeluruh kepada masyarakat terkait insiden ini. Mereka harus memastikan bahwa langkah-langkah keselamatan sudah diimplementasikan dengan benar, terutama dalam area yang dapat membahayakan anak-anak. Jika terdapat kekurangan atau kelalaian dalam protokol keamanan, pemerintah harus berkomitmen untuk meningkatkan sistem pengawasan dan kontrolnya agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan, sambung Agus Satria.

Selain itu, peran keluarga dan masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan anak-anak. Warga sekitar harus saling menjaga satu sama lain dan memastikan lingkungan sekitar aman dan bebas potensi bahaya. Keluarga juga harus tetap mengawasi anak-anak saat berada di lingkungan yang berpotensi membahayakan. Hal ini akan membantu mencegah kecelakaan serupa terjadi dimasa mendatang, pungkasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *