Tingkatkan IKM efGeeN Olahan Kopi di Kalsel, Kemeperin Ciptakan Inovasi Baru

Tingkatkan  IKM efGeeN Olahan Kopi di Kalsel, Kemeperin Ciptakan Inovasi Baru

foto Istimewa

Jakarta – Temporatur.com

Melalui program DAPATI tahun 2023, Banjarbaru Standardization and Industrial Service Association (BSPJI) telah memberikan konsultasi dan pendampingan kepada IKM eFGeeN dalam merancang dan membangun alat penyimpanan bubuk kopi hirang liberika yang dilengkapi dengan sistem kontrol suhu dan kelembaban.

Alat tersebut dirancang dan disediakan oleh BSPJI Banjarbaru untuk meningkatkan efisiensi waktu pengemasan menjadi 76 pouch (15,2 kg) dalam waktu dua jam, dibandingkan dengan rata-rata sebanyak 50 pouch (10 kg).

Selain itu, BSPJI Banjarbaru juga melakukan pengujian kualitas bubuk kopi berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan mengevaluasi umur simpan produk pada alat tersebut. Semua parameter uji telah memenuhi syarat mutu SNI bubuk kopi. Selain itu, IKM eFGeeN juga mendapatkan pendampingan dan pelatihan uji sensoris serta bimbingan teknis dari CPPOB untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam menerapkan quality control terhadap bahan baku dan produk bubuk kopi hirang Liberika.

“Andi mengungkapkan bahwa model konsultasi dan pendampingan yang dilakukan oleh BSPJI Banjarbaru kepada IKM Kopi Hirang Efgeen merupakan kerja sama yang diharapkan dapat diperluas di wilayah Kalimantan Selatan dan sekitarnya,ujar Andi,Jumat (24/11/2023).

Bacaan Lainnya

Program DAPATI telah berhasil menjadi katalisator dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas bagi IKM,” tambah Andi.

Menurut Andi, hasil dari program ini membuat IKM Kopi Hirang Efgeen merasa lebih percaya diri dalam mengembangkan pemasaran produknya, bahkan untuk ekspor. Kerjasama yang terbentuk melalui program DAPATI ini merupakan bukti nyata bahwa kerja sama tersebut dapat memberikan dampak positif bagi industri kecil dan menengah (IKM). (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *