Bekasi – Jabar || Temporatur.com
Kabupaten Bekasi yang masih belum sejahtera, ditambah dengan adanya pesta demokrasi pemilu pada tahun 2024 mendatang, muncul isu bahwa PJ Bupati Bekasi, Dani Ramdan, akan maju dalam Pilkada Kabupaten Bekasi pada tahun tersebut. Tanggapan terhadap isu dan opini tersebut datang dari Kong Abray, salah satu warga Kabupaten Bekasi yang sangat kritis terhadap kepemimpinan Dani Ramdan.
Menurutnya, “PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan sebaiknya mengurus persoalan saja yang krusial di Kabupaten Bekasi tidak perlu bicara opini bahwa dia akan maju dalam Pilkada 2024. Karena kondisi di Bekasi masih banyak yang belum beres, seperti banyaknya jalan yang rusak, pengangguran yang merajalela, limbah cair yang mencemari Air Cilemahabang, dan masih banyak masalah lainnya di Bekasi yang belum dapat diatasi oleh pemerintah kabupaten Bekasi,” sindir Abray, Minggu (27/08/2023)
“Kok Dani Ramdan berani ikut dalam bursa pencalonan Bupati Bekasi 2024 ?,masalah pengangguran saja belum bisa diselesaikan, masih jauh Pak Dani Ramdan untuk ikut bursa Pilkada 2024. Bekasi belum beres, sebaliknya selesaikan dulu masalah Bekasi yang krusial, ujar Abray.
Abray menambhakan, terlepas dari kebenaran hal tersebut, menurut saya sudah jelas bahwa Dani Ramdan memiliki niat untuk maju menjadi calon Bupati Bekasi pada tahun 2024., kata Abray.
Lebih lanjut, Abray meragukan slogan “Bekasi Makin Berani” yang disandang oleh Dani Ramdan. Menurutnya, Dani Ramdan tidak bisa mengandalkan jargon atau slogan tersebut, karena dia tidak berhasil menyelesaikan angka pengangguran dan tidak berani menutup perusahaan yang telah mencemari lingkungan di kali Cilemahabang. Dani Ramdan tidak berani menghadapi dua masalah tersebut saja, lalu di mana keberaniannya? Jadi, saya berharap agar PJ Bupati Bekasi tidak memulai pencalonannya dalam kondisi seperti ini, tetapi lebih fokus pada pekerjaan yang benar, tegasnya.
“Saya berharap agar PJ Bupati Bekasi tidak hanya melakukan seremonial, tetapi lebih fokus pada pekerjaan untuk masyarakat Bekasi, sehingga Dani Ramdan bisa fokus menangani masalah pengangguran dan pencemaran lingkungan yang sedang ramai didemo oleh masyarakat,”tukasnya.
“Dalam kondisi Kabupaten Bekasi yang belum sejahtera bagi masyarakatnya dan adanya rencana pemilihan umum pada tahun 2024, kabar bahwa PJ Bupati Bekasi, Dani Ramdan, akan maju dalam Pilkada Kabupaten Bekasi tahun itu telah menimbulkan isu dan opini. Salah seorang warga Kabupaten Bekasi yang kritis terhadap kepemimpinan Dani Ramdan, Kong Abray, memberikan tanggapan terhadap isu dan opini tersebut.
Menurut Kong Abray, PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan seharusnya tidak mengeluarkan opini bahwa dia akan maju dalam Pilkada 2024. Pasalnya, kondisi di Bekasi masih belum teratasi dengan baik. Masih banyak jalan rusak, jumlah pengangguran yang tinggi, Air Cilemahabang yang masih tercemar, serta persoalan lain di Bekasi yang belum dapat dipecahkan oleh pemerintah kabupaten Bekasi.
Kong Abray pun meragukan keberanian Dani Ramdan untuk ikut dalam bursa pencalonan Bupati Bekasi 2024. Menurutnya, masalah pengangguran saja belum dapat diselesaikan dengan baik, sehingga Dani Ramdan masih jauh dari layak untuk mengikuti Pilkada 2024. Bekasi belum benar-benar tertangani, dan sebaliknya, Dani Ramdan sebaiknya fokus untuk menyelesaikan permasalahan yang krusial di Bekasi.
Abray juga meyakini bahwa Dani Ramdan memiliki niat untuk maju sebagai calon Bupati Bekasi pada tahun 2024. Ia juga memberikan kritik terhadap slogan “Bekasi Makin Berani” yang diusung oleh Dani Ramdan. Menurut Abray, Dani Ramdan tidak bisa hanya mengandalkan jargon atau slogan tersebut. Bukannya berani menyelesaikan masalah tingginya angka pengangguran dan menutup perusahaan yang mencemari lingkungan di kali Cilemahabang, Dani Ramdan justru tidak berani menghadapinya. Abray berharap agar PJ Bupati Bekasi tidak memulai pencalonannya dalam kondisi saat ini, melainkan lebih berfokus pada pekerjaan yang benar.
Abray juga berharap agar PJ Bupati Bekasi tidak hanya melakukan seremoni belaka, namun lebih berkonsentrasi pada usaha untuk masyarakat Bekasi. Dani Ramdan haruslah fokus dalam menangani masalah pengangguran dan pencemaran lingkungan yang sedang menjadi sorotan masyarakat. Pungkasnya.(SS)















