Breaking News
light_mode
Beranda » Religi » Menjaga Diri dari Kezaliman: Mengenal Jenis Pertama Manusia dalam Surah Al-Fatir Ayat 32

Menjaga Diri dari Kezaliman: Mengenal Jenis Pertama Manusia dalam Surah Al-Fatir Ayat 32

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Temporatur.com

Assalamualaikum wr.wb. Selamat pagi. Fastabiqul Khairat adalah contoh individu yang terpilih.

Dalam surah Al-Fatir ayat 32, Allah menggambarkan manusia terbagi menjadi tiga jenis. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan, dan ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang besar.” (QS. Fatir 35: Ayat 32)

Jenis pertama adalah mereka yang dzalim. Mereka lebih banyak berbuat keburukan daripada kebaikan. Mereka menghabiskan hidup mereka dalam perkara-perkara yang tidak diridai oleh Allah.

Jenis kedua adalah mereka yang pertengahan. Artinya, pada suatu waktu mereka melakukan keburukan, tetapi pada waktu yang lain mereka melakukan kebaikan. Mereka adalah orang-orang yang ibadahnya bersifat bergantung, begitu pun dengan keburukan mereka.

Dan jenis ketiga adalah mereka yang selalu membangun budaya fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan. Inilah karakteristik dari para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena budaya fastabiqul khairat ini, para sahabat Nabi layak disebut sebagai “khairu ummah” atau generasi terbaik. Mereka tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menjalankan ketaatan kepada Allah. Mereka tidak rela melepaskan kesempatan untuk memanfaatkan setiap napas dalam ketaatan kepada Allah. Mereka selalu memaksimalkan setiap pintu kebaikan yang Allah buka.

Melihat contoh di atas, apakah kita menjadi manusia jenis ketiga? Jawabannya tentu kembali kepada diri kita masing-masing. Saatnya kita merenung, betapa berbedanya semangat beribadah para sahabat dengan kebanyakan dari kita sekarang. Seringkali kita kekurangan semangat untuk berfastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan. Kita merasa cukup dan puas berada di luar arena, menjadi penonton, atau bahkan komentator dan kritikus terhadap perlombaan kebaikan yang dilakukan oleh orang lain.

Ketika orang lain mengenakan hijab dengan sempurna, kita sering mengomentari mereka dengan kata-kata seperti “terlalu ekstrim” atau “kampungan”. Atau ketika orang lain bersedekah, kita berpikir mereka mungkin mencari pujian atau ingin terlihat dermawan. Ketika saudara kita memilih untuk menjaga perkataannya dan mengamalkan sebuah hadis, kita langsung menyimpulkan bahwa mereka sombong dan pelit perkataan. Dan ketika seseorang memanjangkan sujudnya, kita melihatnya sebagai cara untuk mencari pujian saja.

Terkadang kita hanya berperan sebagai penonton, komentator, dan kritikus tanpa terlibat dalam perlombaan meraih keridhaan Allah. Peran seperti itu sangat melelahkan dan membuang waktu.

Adalah sebuah musibah jika kita kehilangan kesempatan untuk beribadah kepada Allah dan kita hanya tenang-tenang saja. Tidakkah kita ingin meraih surga? Oleh karena itu, jangan hanya menjadi penonton. Mari kita bangun budaya fastabiqul khairat yang telah lama terlupakan

Wallahu’ alam bisshowab.

Wassalamualaikum wr.wb.

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto Istimewa

    Tanda Sehatnya Iman

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Assalamualaikum wr.wb.

    SEMANGAT PAGI

    *TANDA SEHATNYA IMAN*

    Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rohimahullah berkata,

    فكل ما وقع في قلب المؤمن من خواطر الكفر والنفاق فكرهه وألقاه ازداد إيمانا ويقينا ، كما أن كل من حدثته نفسه بذنب فكرهه ونفاه عن نفسه وتركه لله ازداد صلاحا وبرا وتقوى .

    _*”Setiap kali muncul di hati mukmin pikiran yang kufur dan nifaq lalu ia membencinya dan membuangnya, akan bertambahlah iman dan keyakinannya.*_
    _*Sebagaimana orang yang berkeinginan untuk berbuat dosa, lalu ia tepis dan meninggalkannya karena Allah maka bertambah kesalehan, kebaikan dan ketakwaannya..”*_
    (Majmu’ Fatawa 10/767)

    Pikiran pikiran yang buruk itu selalu muncul di hati..
    Karena setan berusaha menjerumuskan hamba kepada keburukan..

    Namun saat hati kita menolak dan membencinya..
    Itu tanda masih sehatnya iman kita..

    Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat, sabar, ikhlas, bersyukur serta istiqomah dalam ketaatan
    Aamiin Ya Rabbal Alami

  • Partai Nasdem Tegaskan Bersama Masyarakat,Menjadi Kontrol Bersikap Kritis dan Penyeimbang di Pemerintahan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

        SelanjutnyaKejari Kabupaten Bekasi Targetkan Pelimpahan Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi ke Pengadilan Oktober 2026    SelanjutnyaPemkab dan DPRD Sepakati Perubahan APBD Bogor 2026 Sebesar Rp11,787 Triliun  LANGKAT,Temporatur.com | Rapat Pengurus DPD Partai Nasdem Langkat bersama Fraksi Nasdem DPRD Langkat menghasilkan ,kesimpulan bahwasanya Nasdem bersama rakyat sebagai kontrol dan kritik penyeimbang di Pemerintahan kegiatan tersebut […]

  • Lebaran makin cerah! NMW Aesthetic Clinic Apresiasi Pelanggan dengan Undian Mobil & Hadiah Menarik

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta – Temporatur.com Menjelang Idul Fitri 2025, banyak orang mulai mempersiapkan diri untuk tampil lebih percaya diri saat berkumpul bersama keluarga. Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setianya, NMW Aesthetic Clinic menghadirkan program spesial bertajuk “Sambut Lebaran dengan Treatment Terbaik plus Bawa Pulang Mobilnya” atau NMW Vaganza. Melalui program ini, pelanggan tidak hanya bisa mendapatkan perawatan […]

  • Air Sungai Masih Keruh, Sejumlah Pemuda Demo Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Muratara

    Air Sungai Masih Keruh, Sejumlah Pemuda Demo Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Muratara

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Muratara-Sulsel || Temporatur.com Sejumlah pemuda dari  Gerakan Milenial Indonesia (GMI) menggelar demo di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) hari ini, Kamis (26/1/2023). SelanjutnyaBerkas Lengkap, Kejagung Serahkan 6 Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis ke Kejari JakpusDalam demo itu mereka  menuntut agar Pemkab Muratara melalui instansi terkait lebih serius menuntaskan […]

  • Keterangan foto. Foto Istimewa

    RSUD Cabangbungin Wakili Jabar pada Penilaian Faskes Berkomitmen Tingkat Nasional

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan Cabang Cikarang memberikan apresiasi tinggi kepada RSUD Cabangbungin yang terpilih mewakili Kedeputian Wilayah V Jawa Barat pada ajang Penilaian Fasilitas Kesehatan (Faskes) Berkomitmen Tingkat Nasional kategori Rumah Sakit Kelas D.

  • Jagoan Multifungsi: Aksesoris Bodypack yang Bikin Hidupmu Lebih Mudah

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jagoan Multifungsi: Aksesoris Bodypack yang Bikin Hidupmu Lebih Mudah

expand_less