HUT Emas Ke- 50 KNPI Mereflesikan Pemuda pada Sejarah dan Tantangan Global

HUT Emas Ke- 50 KNPI Mereflesikan Pemuda pada Sejarah dan Tantangan Global

Jakarta – Temporatur.com

Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) merayakan  ulang tahunnya yang  ke-50. Pada peringatan HUT ke-50 tersebut Ketua Umum DPP KNPI Ryano Panjaitan menyampaikan pidatonya secara tegas dan lugas.

Tentang sejarah pemuda Indonesia dimasa lalu dinana pemuda Indonesa bayak berperan dalam merebut kemerdekaan NKRI dan bersatunya para pemuda yang diikrajan lewat sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 serta membawa sang poklamator Bung Karno ke Rengas Dengklok Karawang Jawa barat untuk mengikrarkan dan menyatakan kemerdekaan negara Indonesia pada tahun 1945,ujarnya Minggu,23/07/2023.

Riano juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam persan sertanya membangun negeri dan bngsa dan menyambut  tantangan masa kini dan masa depan sebagai refleksi pemuda Indonesa, tandasnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh para tokoh nasional, anggota DPR, Pengurus dan fungsionaris KNPI dari seluruh Indonesia. HUT ke-50 KNPI kali ini di ketuai oleh Ronny Bara Pratama (Ketua DPD KNPI DKI Jakarta).

Dalam pidatonya juga  Ryano mengapresiasi keberhasilan pemerintah Indonesia saat ini. Indonesia diakui sebagai salah satu negara yang berhasil mengatasi berbagai krisis global, termasuk pandemi dan krisis ekonomi dalam tatana  global.

Bacaan Lainnya
Kontingan DPD KNPI Kabupaten Bekasi, Hadiri HUT KNPI ke 50 di Jakarta
Kontingan DPD KNPI Kabupaten Bekasi, Hadiri HUT KNPI ke 50 di Jakarta

Menurut data, Indonesia berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 5% pada 2022 dengan tingkat inflasi yang terjaga di angka 4%. ”Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah melakukan terobosan luar biasa yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya,

Ketua umum KNPI Ryano Panjaitan
Ketua umum KNPI
Ryano Panjaitan

Ryano juga menyoroti potensi hilirisasi sektor migas, batubara, dan nikel yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah dan lapangan kerja. PDB Indonesia mencapai USD743 miliar atau Rp11,271 triliun, menciptakan 10,5 juta lapangan kerja, dan memberikan kontribusi melalui pajak, royalti, bea ekspor, dan PNBP.

Perhatian yang serius juga diberikan terhadap pembangunan desa dengan anggaran Rp70 triliun tahun ini. Dana desa tersebut difokuskan untuk pemulihan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

 

Namun, para kepala desa dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menuntut peningkatan dana desa menjadi 10% dari APBN untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti stunting, pengembangan ekonomi desa, padat karya tunai, dan penanganan bencana.

Dalam era digitalisasi, Ryano menyoroti peran pemuda sebagai pelopor dan aktor utama dalam perubahan masyarakat. Di Indonesia, 72% pembelian dilakukan melalui blogger, influencer, atau tautan afiliasi. ”Pemuda sebagai agen disrupsi diharapkan dapat mengambil peran penting dalam menghadapi perubahan menuju era digital yang lebih modern,” lanjutnya.

Sementara itu, sektor investasi di Indonesia terus berkembang dengan nilai investasi pada kuartal II-2023 mencapai Rp349,8 triliun. Kementerian Investasi/BKPM mencatat peningkatan investasi sebesar 15,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan berhasil menyerap tenaga kerja hingga 464.289 orang.

Perhatian yang serius juga diberikan terhadap pembangunan desa dengan anggaran Rp70 triliun tahun ini. Dana desa tersebut difokuskan untuk pemulihan ekonomi, peningkatan sumber daya manusia, dan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Namun, para kepala desa dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) menuntut peningkatan dana desa menjadi 10% dari APBN untuk mengatasi berbagai permasalahan seperti stunting, pengembangan ekonomi desa, padat karya tunai, dan penanganan bencana.

Ketua Umum KNPI mengapresiasi kepada pemerintah yang telah mengakomodir KNPI melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan diterbitkannya SK Menkumham dan HAKI. Dukungan tersebut membuka peluang dan mengakomodir potensi pemuda Indonesia dalam berkontribusi untuk pembangunan bangsa.

“Kita sebagai pemuda Indonesia untuk senantiasa belajar dari sejarah. Kepada  para  pemuda marila bersama sama  untuk menjaga soliditas, komitmen kebersamaan, dan persatuan dalam menghadapi tantangan zaman. ”Di era digitalisasi dan disrupsi, pemuda diharapkan menjadi pelopor dan berkontribusi dalam memajukan berbagai sektor,” tandasnya.

(SS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *