Bekasi-Jabar || Temporatur.com
Banyaknya permasalahan mengenai layanan kesehatan saat ini terus bermunculan dari berbagai wilayah, di bulan suci Ramadhan ini Obon Tabroni anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra kedatangan tamu menjelang buka puasa dikediamannya dari beberapa pekerja Rumah Sakit (RS) yang ada di wilayah DKI Jakarta. Pada minggu (09/04/2023).
Tidak hanya itu, Presiden Asosiasi Pekerja(Aspek) Indonesia Mirah Sumirat juga ikut serta hadir mendampingi para pekerja RS yang ingin menyampaikan berbagai keluhannya sebagai tenaga kerja.
Hal itu disebabkan dari jumlah upah yang diduga tidak sesuai, kemudian adanya pemberian THR hanya dibagikan sebesar Rp. 1 Juta.
Kedatangannya bertamu ke rumah Anggota DPR-RI ini, berharap dapat meninjau langsung di tempat mereka bekerja, karena upah dan tuntunan keja merasa tidak sesuai.
Menanggapi hal tersebut, Obon Tabroni atau sering di sapa akrabnya Bang Obon meminta apa saja permasalahan yang dialami oleh para pegawai RS untuk menjadi catatannya.
“Kumpulkan apa saja permasalahan yang menjadi keluhan teman teman pekerja RS, padahal mereka sudah mengabdikan dirinya demi layanan kesehatan masyarakat banyak khususnya di DKI Jakarta, ini masalah serius yang harus segera diselesaikan, apa lagi Rumah Sakit tersebut masuk dalam naungan Kementrian Agama Republik Indonesia(Kemenag RI),” jelasnya Obon Tabroni.
Menurutnya, kalau memang RS itu murni dibawah naungan Kemenag setidaknya hal tersebut tidak semestinya terjadi kepada teman-teman yang hari ini datang kerumah.
“Pelaksanaan dukungan substantif kepada seluruh unsur organisasi dilingkungan Kementerian Agama adalah bagian dari fungsi kementrian, masalah ini harus segera dibahas di Rapat Dengan Pendapat (RDP) DPR-RI, karena menyangkut kepentingan karyawannya,” tutup sosok pria asal Bekasi itu.
Ditempat yang sama ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Kabupaten Bekasi Uun Marpuah yang merupakan istri dari Obon Tabroni pun angkat bicara, dengan adanya aduan yang disampaikan langsung kepada suaminya itu.
“Miris memang mendengar apa yang dialami karyawan Rumah Sakit tersebut, bukan hanya Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak sesuai, bahkan disisi lain masih ada keluhan lainnya, jika saja ini terjadi di Bekasi kami dari Kesehatan Indonesia Raya(Kesira) akan segera layangkan surat untuk lakukan Audensi dengan pimpinan Rumah Sakitnya,” tegas Uun Marpuah.
Reporter : (Latif)















