Pro Kontra Perpanjangan Jabatan Pj.Bupati Bekasi, Minin Muslim : Saatnya Orang Bekasi Pimpin Bekasi

Pro Kontra Perpanjangan Jabatan Pj.Bupati Bekasi, Minin Muslim : Saatnya Orang Bekasi Pimpin Bekasi

Bekasi – Jabar || Temporatur.com

Ramainya pro kontra terkait masa perpanjangan jabatan Penjabat Bupati Bekasi yang saat ini di jabat oleh H.Dani Ramdan menjadi issue yang santer dibicarakan publik masyarakat Bekasi.

Dalam periode ke dua masa jabatan Pj.Bupati Bekasi dalam kepemimpinan H.Dani Ramdan yang akan segera berakhir pada bulan Mei mendatang menjadi pro kontra di elemen masyarakat, ada yang mendukung dan yang menolak.

Seperti LSM Cakra, dan gabungan dari beberapa tokoh yang medeklarasikan dukungannya di Gedung Juang beberapa pekan lalu untuk perpanjangan masa jabatan Dani Ramdan sebagai Pj.Bupati Bekasi yang ke 3 periode.

Namun gejolak pro kontra dalam kepemimpinan Dani Ramdan kembali ramai pasca pimpinan DPRD mengajukan usulan 3 nama pejabat ASN ke Mendagri yaitu, R.Yana Suryana Kadishub Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong Kadis BPMPD Kabupaten Bekasi dan Koeswara Kadishub Provinsi Jawa barat.

Pasalnya dalam regulasi dan dasar hukumnya jadi pertanyaan para pemerhati kebijakan publik di kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

Tetapi di samping itu ada beberapa element masyarakat, Ormas,LSM dan Tokoh Masyarakat Bekasi yang menginginkan pergantian pada jabatan PJ.Bupati Bekasi,atas dasar penilaian selama Dani Ramdan memimpin kabupaten Bekasi.

Aliansi Ormas Bekasi (AOB) salah satu Ormas yang menolak perpanjangan jabatan PJ. Dani Ramdan untuk yang 3 kalinya setelah berkahir masa jabatan PJ Bulan Mei mendatang.

Menurut Ketua Umum AOB H.Zaena Abidin bahwa, Dani Ramdan sudah 2 periode sebagai PJ, namun tidak mampu membawa kondusifitas bagi masyarakat kabupaten Bekasi, pasalnya selama Dani Ramdan menjabat banyak gejolak dan aksi aksi demonstrasi yang di lakukan oleh Ormas,LSM,Mahasiswa serta elemen masyarakat lainnya, karena dinilai banyak kekurangan dan tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Bekasi, menggunakan fasilitas jabatan untuk kepentingan pribadi, berani membuat komitmen dengan oknum-oknum untuk meraih dan mempertahankan jabatannya, cenderung mengambil kebijakan kebijkan strategis di luar Kewangan dan aturan sebagi PJ, yang notabanenya hanya penjabat yang di tunjuk oleh Kemendagri dan Gubernur untuk sementara memimpin roda pemerintahan di Kabupaten Bekasi, dan juga saat ini viral terkait Issue gratifikasi dan sudah dilaporkan ke KPK, tandas H.Zaenal Abidin.

Kepada Bapak Mendagri dan Bapak Gubernur Jawa barat Kami dari Aliansi Ormas Bekasi konsisten menolak perpanjangan jabatan PJ Bupati Dani Randan dan segara tarik kembali ke Jawa barat, karena Kami tida ingin kegaduhan terus bergejolak di Bekasi apalagi memasuki tahun politik saat ini, tandas H.Zaenal Abidin, SE.

Sementara itu salah satu Tokoh Masyarkat Bekasi Minin Muslim memberikan tanggapannya kepada media, (Senin 03/04/2023).

Menurut Minin Muslim, saat ini sudah waktunya putra Bekasi seperti pak Yana atau pak Rahmat Atong agar jadi PJ Bupati Bekasi untuk memimpin roda pemerintahan di kabupaten Bekasi, karena kedua putra Bekasi ini sudah berpengalaman dalam birokrasi dan pernah menjadi Camat serta Kepala Dinas di kabupaten Bekasi. Bahkan, siapa saja pasti kenal dua sosok putra Bekasi ini, jadi kita masyarakat Bekasi tidak ada lagi istilah perkenalan lagi karena. pak Yana dan pak Rahmat Atong sudah hampir semua orang di kabupaten Bekasi mengenalnya, ujar Minin.

Mestinya para tokoh dan masyarakat Bekasi bersama- sama harus mendukung orang asli Bekasi, jadi apa yang diusulkan dari DPRD kabupaten Bekasi sangat baik sekali bisa mencantumkan nama nama putra Bekasi, berdasarkan surat rujukan dari Kemendagri.

Lanjut Minin Muslim mengatakan, saya juga salah satu orang yang mendukung pak Dani Ramdan pada waktu menjabat periode kedua dan dukungan tersebut kami sampaikan ke pak Gubernur di Yapink Tambun Selatan, dan Alhamdulilah Pak Dani Ramdan sudah menjalankan tugasnya dengan baik sampai 2 periode, namun sekarang saya berharap putra Bekasi seperti pak Yana atau pak Rahmat Atong agar bisa di pilih oleh pihak Kemendagri untuk memimpin Bekasi tutup Minin Muslim yang juga selaku Ketua Harian Ormas Jajaka Nusantara.(…)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *