Jakarta – Temporatur.com Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) bersama Pusat Layanan Difabel (PLD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar riset dan survei nasional mengenai aksesibilitas serta inklusivitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia. SelanjutnyaMK Perintahkan Anggaran Makan Bergizi Gratis Dipisah dari Dana Pendidikan Paling Lambat 2028Hasil riset tersebut dipaparkan dalam acara diskusi publik bertajuk “Membuka Akses: Meninjau Hambatan dalam Pemilu Menuju Revisi UU Pemilu yang Inklusif”, yang diselenggarakan di Lantai 1 Gedung Widya Graha BRIN Kawasan Sains Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya advokasi PPDI untuk mendorong revisi Undang-Undang Pemilu agar lebih demokratis, transparan, dan ramah bagi penyandang disabilitas. SelanjutnyaUpayakan Generasi Sehat, Pemdes Karang Rahayu Gelar Rembug Stunting 2027Ketua Umum PPDI, H. Norman Yulian, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memastikan hak politik penyandang disabilitas diakui dan difasilitasi oleh negara. “Partisipasi politik penyandang disabilitas bukan sekadar soal hak memilih dan dipilih, tetapi juga pengakuan terhadap kesetaraan […]











