KABUPATEN BEKASI – Temporatur.com Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Bekasi Ade Koswara Kunang, wajah birokrasi Pemerintah Kabupaten Bekasi mendadak tertutup. Alih-alih memberikan ketenangan publik, sejumlah pejabat strategis justru terkesan “menghilang” dari ruang komunikasi. SelanjutnyaAksi Mulia Akhir Jabatan Dua Periode Memimpin, Kades Wangunharja Wakafkan Mushola dari Kantong PribadiSorotan tajam kini mengarah pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan). Sebagai dinas yang mengelola anggaran vital, Kepala Dinas Perkimtan dilaporkan tidak aktif ponselnya selama beberapa hari terakhir. Sikap ini dinilai mencederai prinsip keterbukaan informasi publik di tengah krisis kepercayaan yang melanda Bekasi. Upaya media mencari kejelasan melalui level di bawahnya pun membentur dinding tebal. Kabid Perkimtan, Toni Dartoni dan Nurwahi, memilih bungkam seribu bahasa saat dikonfirmasi. Keduanya tidak memberikan respons substansi mengenai kondisi komunikasi pimpinan mereka maupun kelanjutan program kerja dinas pasca penangkapan Bupati. Kebuntuan Komunikasi di Level Tertinggi Kondisi memprihatinkan juga terjadi di […]
Tag: Pejabat Bekasi “Menghilang” Pasca OTT KPK: Kadis Perkimtan Tak Bisa Dihubungi
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.










