Berita

Akibat Banjir Jembatan Gantung di Desa Bandu Agung Nyaris Putus, Kades Bandu Agung Berharap Bantuan dan Perhatian Pemkab Lahat

Kabupaten Lahat || Temporatur.com Banjir bandang menimpa beberapa kecamatan di kabupaten Lahat, diantaranya kecamatan Jarai dan kecamatan Muara Payang. SelanjutnyaDiduga Ada Permainan di Balik Samisade Sukaharja: Volume Beton Berkurang, Selisih Anggaran Rp180 Juta DipertanyakanSalah satu desa yang terdampak banjir adalah Desa Bandu Agung Kecamatan Muara Payang, banjir terjadi pada hari Sabtu 27 Januari 2024 lalu.   SelanjutnyaTransparansi Dana Desa Teladas Kecamatan Rawas Ulu Dipertanyakan, Sejumlah Item Anggaran 2024-2025 Terindikasi JanggalAkibat banjir dan meluapnya sungai mengakibatkan jembatan gantung yang menghubungkan antara perkampungan pemukiman dengan perkebunan di desa Bandu Agung hampir terputus. Kepada Temporatur.com Kepala Desa Bandu  Agung Hairul mengatakan, akibat banjir bandang yang melanda sebagaian wilayahnya menyebabkan jembatan gantung hampir terputus dan saat ini aktivitas masyarakat di desa tersebut terhenti total, karena jembatan gantung tersebut salah satu akses utama menuju perkebunan dan pertanian masyarakat desa Bandu Agung, tutur Hairul Kades Bandu Agung. SelanjutnyaDistributor Beras Super Kerinci Merk Nur Beri Klarifikasi, Patuhi […]

Berita

Dua Desa di Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat Terendam Banjir

Kabupaten Lahat || Temporatur.com Akibat curah hujan lebat yang turun sejak pukul 02.00 dinihari WIB, Sabtu, 27 Januari 2024, dua Desa di kecamatan Jarai kabupaten Lahat terendam banjir. Dua Desa tersebut yakni Desa Nanti Giri dan Desa Pelajaran. SelanjutnyaDiduga Ada Permainan di Balik Samisade Sukaharja: Volume Beton Berkurang, Selisih Anggaran Rp180 Juta Dipertanyakan  Dalam pantauan awak media Temporatur.com dilokasi air mencapai ketinggian sekira 70 cm masuk dan menggenangi rumah warga, pada Sabtu, (27/01/2023). SelanjutnyaTransparansi Dana Desa Teladas Kecamatan Rawas Ulu Dipertanyakan, Sejumlah Item Anggaran 2024-2025 Terindikasi JanggalInformasi yang dihimpun Tim liputan Temporatur.com, banjir juga disebabkan karena meluapnya sungai Lintang, sehingga banjir yang disertai lumpur menggenangi rumah warga. Nenek Sarmi warga salah satu warga yang terdampak banjir mengatakan, akibat banjir semua aktivis berhenti. SelanjutnyaDistributor Beras Super Kerinci Merk Nur Beri Klarifikasi, Patuhi Arahan Disperindag Merangin“Kami tidak bisa masak karena banjir, dan kami bingung, kaki berharap ada bantuan dari pemerintah secepatnya, ujarnya. […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.