Jakarta – Temporatur.com Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) bersama Pusat Layanan Difabel (PLD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar riset dan survei nasional mengenai aksesibilitas serta inklusivitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia. SelanjutnyaSensus Ekonomi 2026 Dimulai di Taput, Seluruh Pelaku Usaha Akan DidataHasil riset tersebut dipaparkan dalam acara diskusi publik bertajuk “Membuka Akses: Meninjau Hambatan dalam Pemilu Menuju Revisi UU Pemilu yang Inklusif”, yang diselenggarakan di Lantai 1 Gedung Widya Graha BRIN Kawasan Sains Gatot Subroto, Jakarta, pada Rabu (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya advokasi PPDI untuk mendorong revisi Undang-Undang Pemilu agar lebih demokratis, transparan, dan ramah bagi penyandang disabilitas. SelanjutnyaRatusan Warga Cipayung Geruduk Kediaman H. Ajan Desak Maju PilkadesKetua Umum PPDI, H. Norman Yulian, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memastikan hak politik penyandang disabilitas diakui dan difasilitasi oleh negara. “Partisipasi politik penyandang disabilitas bukan sekadar soal hak memilih dan dipilih, tetapi juga pengakuan terhadap kesetaraan sebagai warga […]










