Dalam rangka penerimaan murid baru tahun ajaran 2025 – 2026, SDN 02 Anggadita Klari Kabupaten Karawang menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru, yang diselenggarakan di ruang kelas pada Sabtu 24 Mei 2025.
Kategori: Pendidikan
Alumni Siswa SMK Cibitung 1 : Terimakasih Pak Dedi Mulyadi dan Bapak Guru, Ijazah Kini Sudah Kami Terima
” Saya sangat bersyukur dan berterimakasih yang sebesar-besarnya, kepada pihak sekolah SMK Cibitung 1 dan Yayasan KAGUMI (Karyawan dan Guru Ekonomi) yang telah memberikan ijazah saya secara langsung datang kerumah saya, terima kasih Bapak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, terimakasih Bapak Guru,”ucapnya
Karya Bhakti yang digelar Yonif 305/Tengkorak Kostrad bersama masyarakat Desa Sukaluyu
Karawang, – Temporatur.com || Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Karya Bhakti yang digelar Yonif 305/Tengkorak Kostrad bersama masyarakat Desa Sukaluyu. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Padat Karya T.A. 2025 yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah, Minggu (20/04). “Dengan mengusung semangat gotong royong, para prajurit Lintas Udara Yonif 305/Tengkorak, yang dikenal sebagai Ksatria Tengkorak, turun langsung ke lapangan bersama Kepala Desa, Sekdes, Ketua LPM, dan warga setempat untuk membersihkan lingkungan dan memperbaiki fasilitas umum,”kata Komandan Yonif 305/Tengkorak Letkol Inf Danu Prasetyo kepada Temporatur.com, Rabu (23/04). SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanAntusiasme warga Desa Sukaluyu pun terlihat luar biasa. Kehadiran para prajurit disambut hangat, bahkan masyarakat mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian dan kontribusi nyata yang diberikan. “Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam menjalin sinergi dengan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan sejahtera,” pungkas Letkol Inf Danu Prasetyo, Komandan Yonif […]
Angkuhnya Sang Hyperion
Ragam, – Temporatur.com || Sang Vertikal angkuh itu bernama Pohon redwood itu kini mungkin berumur 800 tahun — tak kenal apa arti “tua”. Juga tak peduli apa itu “tinggi”. Ia diberi nama “Hyperion”, menjulang hampir 116 meter, jauh melebihi puncak Statue of Liberty. Terlindung di wilayah hutan pantai California ia tak tersaingi: ia pokok ‘sequoia sempervirens’ paling jangkung di muka bumi. Orang dilarang mendekat. “Pohon — wujud vertikal yang paling angkuh di alam yang hidup”, tulis Emmanuel Levinas dalam ‘Carnets de captivité.’ SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanSiapa saja bisa keliru, juga Emanuel Levinas, filosof Prancis ternama itu, tentang pohon-pohon. Dan tentang Hyperion. Mungkin karena Levinas merenungkannya dari selnya yang keras di rumah tahanan militer Stalag XI-B di dekat Bergen-Belsten, Jerman, ketika ia, sebagai tentara Prancis, tertangkap di tengah Perang Dunia II. Kalimat di atas ditemukan di antara corat-coret dari tahun 1937 sampai 1950, di […]
2 Oknum Polisi Peras Kepala Sekolah 4,7 Miliar, Aktivis 98: Usut Aliran Dananya Mengalir Kemana?
Jakarta, – Temporatur.com || Mabes Polri melaui Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ( Kortastipidkor ) menetapkan dua oknum anggota Polda Sumatera Utara berinisial Brigadir B dan Kompol RS sebagai tersangka pelaku pemerasan 12 orang kepala sekolah dengan total mencapai Rp 4,7 miliar. Diketahui selain menjadi tersangka, keduanya juga telah dipecat Dengan Tidak Hormat (PTDH) dari dinas kepolisian. Mantan Aktivis 98 (PRD-red) Kamper pun angkat suara terkait tindakan kedua oknum polisi tersebut. SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanKamper meminta Korps Tribrata untuk melacak aliran dana dari hasil pemerasan tersebut. “Oknum pemeras sudah tidak asing ditelinga kita, bahkan terlalu sering kita dengar aksi-aksinya dan merekalah yang bikin citra Korps Tribrata kian buruk dimata masyarakat,” jelas Kamper melalui pesan singkat WhatsApp kepada Temporatur.com, Rabu (19/03). “Oleh karena itu saya minta selain dipecat, pelaku juga dijatuhi hukuman pidana serta lacak juga itu uangnya mengalir ke mana, karena tidak mungkin […]
Tuhan & Ketawa
Ragam – Temporatur.com || Serombongan manusia dari bumi naik ke sorga, dan Tuhan menyambutnya, meskipun mula-mula Ia sejenak lupa geografi asal mereka— mungkin karena planet itu sudah akan segera berakhir. Selamat datang, kata Tuhan, dan segera Ia menyeleksi siapa pantas ditempatkan di mana. Dalam “Heavenly Discourse”, kumpulan satire Charles Erskine Scott Wood yang terbit di tahun 1927 di New York — yang saya pakai mengawali tulisan ini — keputusan Tuhan begini: orang Fundamentalis akan ditaruh jauh di bawah, di lapis ke-57. Sedangkan penyair dan seniman boleh tinggal bersama Tuhan. SelanjutnyaBelajar Ceria dan Bermain Bermakna di Istana Rafa’, Tumbuhkan Generasi Cerdas untuk Indonesia BerkelanjutanTermasuk Mark Twain, sastrawan humoris. “Kau di sini saja….”, kata Tuhan kepada pengarang “Huckleberry Finn” itu. “Kau akan ketemu banyak teman: Aristophanes, Rabelais, Cervantes, Shakespeare, Dickens. Aku tak tahu apa jadinya sorga tanpa penyair dan humoris….” Tuhan, dalam “Heavenly Discourse,” tak menyukai Reformer. Jenis orang Protestan ini hendak […]
Kolaborasi Pemkot dan Kejari Bandung: Luncurkan Program Jaksa Raksa Sakola untuk Sekolah yang Aman dan Sadar
Kota Bandung -temporatur.com Pemerintah Kota Bandung bersama Kejaksaan Negeri Bandung meluncurkan program Jaksa Raksa Sakola, sebuah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan meningkatkan kesadaran hukum dalam dunia pendidikan. Acara peluncuran yang diadakan di SMPN 2 Kota Bandung ini diikuti oleh 600 peserta secara luring dan 400 peserta daring.(28/11/2024). SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatan Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, tantangan pendidikan di era modern memerlukan pendekatan inovatif, terutama dalam menghadapi persoalan sosial akibat perbedaan generasi. SelanjutnyaAlasan Efisiensi Anggaran Jadi ‘Senjata’, Kinerja Humas DPRD Kota Depok Dipertanyakan“Jaksa Raksa Sakola hadir untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang terlindungi dan berbudaya. Dengan pendekatan hukum yang humanis, kita dapat membentuk generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan,” ujar Koswara. SelanjutnyaJaga Jakarta Jaga Bekasi On The Spot, Polsek Tambelang Ajak Warga Kampung Wates Aktifkan Satkamling dan Manfaatkan […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.























