PPP Kabupaten Bekasi Buka Peluang Usung Kader Jadi Calon Wakil Bupati, Tunggu Keputusan Koalisi
- account_circle Suryo
- calendar_month 16 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Sarif Marhaendi ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PPP Kabupaten Bekasi Buka Peluang Usung Kader Jadi Calon Wakil Bupati, Tunggu Keputusan Koalisi
BEKASI — TEMPORATUR.COM
DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi membuka peluang untuk mengusung kadernya sebagai calon Wakil Bupati Bekasi. Namun, langkah tersebut masih menunggu mekanisme dan keputusan bersama partai-partai koalisi pengusung pada Pilkada sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Sarif Marhaendi ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi usai pelantikan pengurus DPC PPP Kabupaten Bekasi di Aula Rumah Makan Cendolan Setu, pada Sabtu 17/1/2026.
” Hingga saat ini belum ada agenda resmi musyawarah koalisi untuk membahas pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi. Meski demikian, komunikasi informal antarpartai disebut telah berlangsung.
“Kalau obrolan-obrolan di warung kopi, komunikasi itu sudah terbangun. Namun, itu bukan menjadi patokan. Patokannya tetap musyawarah atau rapat koalisi kemenangan Pilkada kemarin,” ujar Sarif saat diwawancarai.
Menurutnya, setiap partai politik memiliki hak untuk melihat peluang dan menyampaikan aspirasi politik. Akan tetapi, proses tersebut tetap harus mengedepankan etika politik serta mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku.
Ia menegaskan, pembahasan mengenai calon Wakil Bupati Bekasi perlu dilakukan melalui forum resmi koalisi agar keputusan yang dihasilkan memiliki kesepahaman bersama.
Tunggu Mekanisme Koalisi
Terkait komunikasi dengan partai lain, Sarif mengungkapkan bahwa pembicaraan informal telah dilakukan, termasuk dengan sejumlah unsur partai politik yang memiliki keterkaitan dalam dinamika politik daerah.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa komunikasi informal tidak dapat dimaknai sebagai dukungan resmi terhadap calon tertentu. Sikap masing-masing partai masih perlu dibahas dan dipastikan melalui mekanisme internal serta forum koalisi.
Menurutnya, proses pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi membutuhkan kesepakatan politik yang solid. Ia juga menyinggung perlunya kesamaan usulan dari partai-partai koalisi, meskipun mekanisme dan ketentuan resminya tetap harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, katanya,
Siap Jika Mendapat Penugasan Partai
Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya maju sebagai calon Wakil Bupati Bekasi, perwakilan PPP tersebut menyatakan siap apabila mendapat penugasan resmi dari struktur partai di tingkat wilayah.
Ia menegaskan bahwa pencalonan bukan semata-mata keputusan pribadi, melainkan harus melalui pertimbangan dan mekanisme organisasi partai.
“Ketika nanti DPW memanggil saya dan memerintahkan saya untuk menjadi calon Wakil Bupati, saya akan siap. Ini bagian dari tugas partai dan tentu ada risikonya,” katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya kesiapan untuk mengikuti proses politik apabila partai memberikan mandat. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai nama yang akan diusulkan PPP untuk mengisi posisi Wakil Bupati Bekasi.
Ke depan, dinamika politik pengisian jabatan tersebut diperkirakan akan bergantung pada komunikasi antarpartai, hasil musyawarah koalisi, serta pemenuhan seluruh persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Sur)
- Penulis: Suryo
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar