DPW PPP Jabar Lantik Pengurus DPC Kabupaten Bekasi 2026–2031, Siapkan Kader untuk Kepemimpinan Daerah
- account_circle Suryo
- calendar_month 34 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI — TEMPORATUR.COM
DPW PPP Jabar resmi menggelar pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Bekasi masa bakti 2026–2031, di Setu pada Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PPP se-Kabupaten Bekasi.
Pelantikan ini menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi partai, memperluas komunikasi dengan masyarakat, serta meningkatkan peran PPP dalam dinamika politik dan pembangunan di Kabupaten Bekasi.
Dalam keterangannya, ketua PPP Jawa Barat Uu Rushanul Ulum menegaskan bahwa pelantikan pengurus tidak sekadar memenuhi ketentuan organisasi yang tertuang dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), tetapi juga menjadi langkah awal untuk membesarkan partai di tengah karakter masyarakat Kabupaten Bekasi yang semakin urban dan heterogen.
Menurutnya, pengurus baru harus mampu membangun silaturahmi, menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, serta menyelenggarakan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang kami harapkan lebih khusus, pengurus yang hari ini dilantik mampu membesarkan PPP di Kabupaten Bekasi. Masyarakat Bekasi merupakan masyarakat urban yang memiliki karakter berbeda dengan daerah lain. Karena itu, penting untuk terus bergerak, bersilaturahmi, membangun komunikasi, dan mengadakan kegiatan-kegiatan,” ujarnya.
Bangun Komunikasi Politik
Selain konsolidasi internal, PPP juga menyoroti dinamika politik menjelang penentuan kepemimpinan daerah. Partai tersebut menilai momentum politik perlu dimanfaatkan untuk membangun komunikasi dengan partai-partai lain di DPRD Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, keberhasilan dalam kontestasi politik tidak semata-mata ditentukan oleh popularitas maupun kekuatan finansial, tetapi juga oleh kemampuan membaca momentum, membangun kerja sama, serta memperoleh kepercayaan dari berbagai pihak.
Ia menyebut PPP telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membicarakan perkembangan politik di Kabupaten Bekasi, termasuk kemungkinan dukungan terhadap figur yang dinilai memiliki kapasitas memimpin daerah.
“Dalam politik, momentum menjadi hal penting. Kami sudah membangun komunikasi dengan partai politik lain yang ada di DPRD Kabupaten Bekasi. Yang terpenting, calon pemimpin harus memiliki kesamaan visi, berjiwa baik, dan mampu berkomunikasi,” katanya.
Dorong Kepemimpinan yang Berpihak kepada Masyarakat
Terkait peluang PPP mengambil peran dalam dinamika pengisian jabatan kepala daerah maupun posisi strategis lainnya, ia menegaskan bahwa partainya akan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama kapasitas calon pemimpin dan manfaat kepemimpinannya bagi masyarakat.
Ia juga meminta doa dan dukungan dari para tokoh serta masyarakat agar langkah politik yang sedang dibangun dapat berjalan baik.
Menurutnya, tujuan utama keterlibatan PPP dalam proses politik bukan semata-mata memperoleh posisi, melainkan mendorong lahirnya kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan Kabupaten Bekasi.
“Mohon doa dan restu dari para tokoh dan masyarakat. Mudah-mudahan berhasil, dan keberhasilannya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujar mantan wakil Gubernur Jawa Barat tersebut.
“Harapan nya dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PPP Kabupaten Bekasi diharapkan semakin solid dalam menjalankan agenda organisasi, memperkuat basis dukungan masyarakat, serta berkontribusi dalam dinamika pembangunan dan politik daerah, tutup Uu Ruzhanul Ulum.
(Sur)
- Penulis: Suryo
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/



Saat ini belum ada komentar