Plt Bupati Bekasi Bentuk TP2D, Libatkan 18 Tokoh dan Profesional
- account_circle Suryo
- calendar_month 36 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Plt Bupati Bekasi Bentuk TP2D, Libatkan 18 Tokoh dan Profesional
BEKASI — TEMPORATUR.COM
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, membentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Kabupaten Bekasi Tahun 2026 dengan melibatkan 18 tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, praktisi kesehatan, ahli hukum, hingga kalangan profesional.
Pembentukan TP2D tersebut dilaksanakan melalui rapat di Ruang Rapat KH. Noer Ali, Gedung Bupati Bekasi lantai 4, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (16/10/2026).
Pembentukan tim tersebut mengacu pada surat undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 000.7.3/9032/PEM-SETDA/2026 tertanggal 14 Oktober 2026.
TP2D dibentuk untuk membantu pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memberikan masukan dan rekomendasi terhadap pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Bekasi.
18 Anggota TP2D Kabupaten Bekasi
Berdasarkan daftar undangan, terdapat 18 nama yang tercantum sebagai anggota TP2D Kabupaten Bekasi Tahun 2026, yaitu:
1. KH. Abdul Kholik, S.E., M.Si., Ph.D.
2. H. Ata Suryadi, S.E., S.H.
3. Dr. Riri Sadiana, S.Pd., M.Si.
4. dr. Johny David Mokodompis, M.M., ICAPI, FISQua, FIHFAA.
5. Sarino, S.H., M.H.
6. Abad Abdullah, S.E.
7. Rahmatullah, M.M.Pd.
8. dr. Samsudin, AMK, S.K.M., MARS.
9. H.M. Zaenal Abidin.
10. Kosasih, Dipl., Rad., S.E., M.Ak.
11. Nasep Iskandar.
12. Syaripudin, S.H.
13. Murniadi, S.H.
14. Bekti Ari Yani, S.H.
15. H. Agung Hendra Somantri, B.Sm.
16. Fakhri Za, A.Md.
17. Sulaeman.
18. Supriyatno.
Selain 18 anggota tersebut, kegiatan ini juga melibatkan unsur internal Pemerintah Kabupaten Bekasi, di antaranya Sekretaris Daerah, para asisten daerah, staf ahli bupati, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Unsur perangkat daerah yang dilibatkan mencakup bidang pendidikan, kesehatan, cipta karya dan tata ruang, infrastruktur, sosial, lingkungan hidup, kependudukan, pemberdayaan masyarakat dan desa, serta komunikasi dan informatika.
Keterlibatan unsur profesional bersama jajaran birokrasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga berbagai program prioritas pembangunan dapat dirumuskan dan dilaksanakan secara lebih terarah sesuai kebutuhan masyarakat.
Nasep Iskandar : TP2D Berikan Masukan Pembangunan
Anggota TP2D, Nasep Iskandar, mengatakan bahwa pembentukan tim tersebut bertujuan membantu pemerintah daerah melalui pemberian masukan mengenai pembangunan di berbagai bidang.
“TP2D dibentuk dalam rangka membantu pemerintah daerah memberikan masukan-masukan tentang pembangunan dalam segala bidang,” ujar Nasep saat diwawancarai wartawan seusai mengikuti rapat bersama Plt Bupati Bekasi.
Menurutnya, keberadaan TP2D diharapkan dapat menjadi wadah bagi berbagai pemikiran dan perspektif profesional untuk mendukung perencanaan serta pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bekasi.
Ia menambahkan, masukan yang diberikan tim diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengidentifikasi kebutuhan pembangunan, menyusun langkah strategis, serta memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.
“Ke depan, kami berharap TP2D dapat memberikan kontribusi melalui masukan-masukan yang konstruktif untuk mendukung pembangunan Kabupaten Bekasi di berbagai sektor, dengan tetap memperhatikan kewenangan perangkat daerah dan kebutuhan masyarakat,” imbuh Nasep, yang akrab disapa Bung Ken.
Pembentukan TP2D ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan profesional dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
(SUR)
- Penulis: Suryo
- Editor: Sudharmo
- Sumber: https://temporatur.com/



Saat ini belum ada komentar