Resmi Dilantik, Pj Kades Karangrahayu Badru Iskandar Siap Lakukan Penataan di Tengah Isu Dana Desa
BEKASI – KARANGBAHAGIA || Temporatur.com
Badru Iskandar S.Pd resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Karangrahayu setelah dilantik oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Karangbahagia pada Jumat (12/6).
Pada hari pertama bertugas, Badru menyatakan kesiapannya untuk melakukan berbagai langkah terobosan melalui agenda penataan pembangunan di wilayah tersebut.
Badru Iskandar langsung menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas pemerintahan desa. Hal tersebut ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi bersama pengurus PKK dan petugas Posyandu di wilayah Desa Karangrahayu,Kecamatan Karang Bahagia.
Dalam pertemuan tersebut, Badru Iskandar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, PKK, dan kader Posyandu dalam mendukung program pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, peran PKK dan Posyandu sangat strategis, terutama dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, serta pemberdayaan keluarga.
“Kerja sama yang baik antara pemerintah desa, PKK, dan kader Posyandu menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Saya berharap komunikasi dan koordinasi dapat terus terjalin dengan baik,” ujarnya.(13/6), seperti dikutip dari Aspirasi direct.com
Nama Badru Iskandar sendiri sudah tidak asing di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi dan Kecamatan Karangbahagia. Selain mengemban amanah baru sebagai Pj Kades Karangrahayu, saat ini ia juga aktif menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasie) Pelayanan di Kecamatan Karangbahagia.
Sebelumnya, ia tercatat pernah berkecimpung di dunia pendidikan sebagai salah satu pejabat di Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi. Karir rekam jejak yang birokratis ini diharapkan membawa perubahan positif bagi tata kelola desa.
Kehadiran kepemimpinan baru ini sangat dinantikan oleh warga setempat.
Masyarakat Desa Karangrahayu kini menunggu gebrakan nyata dari Badru Iskandar, terlebih di tengah memanasnya isu terkait dugaan penyelewengan dana desa yang sempat bergulir di desa Karangrahayu.
Penataan administrasi dan transparansi pembangunan menjadi fokus utama yang diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik.
(Red)















