Pemkab Bekasi Ajak PMII Kolaborasi Lahirkan Aksi Nyata untuk Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi organisasi kemahasiswaan untuk bersama-sama berkontribusi dalam memajukan daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bekasi, Asep Buchori, saat mewakili Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja dalam Opening Ceremony Konferensi Cabang (Konfercab) VII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bekasi di Gedung KH. Noer Alie, Cikarang Pusat, Minggu (7/6).
Dalam forum tersebut, PMII Kabupaten Bekasi mengusung tema “Reaktualisasi Gerakan PMII: Dari Ruang Diskursus Menuju Aksi Nyata Untuk Bekasi”. Asep menilai tema ini sangat relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang mengharapkan peran konkret dari generasi muda.“Saat ini, masyarakat membutuhkan kehadiran generasi muda yang tidak hanya kritis dalam berpikir dan berdiskusi, tetapi juga mampu menghadirkan solusi serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” kata Asep saat membacakan sambutan.

Asep menambahkan, PMII merupakan organisasi kader yang memiliki rekam jejak panjang dalam melahirkan tokoh bangsa dan pemimpin daerah. Oleh karena itu, Pemkab Bekasi menempatkan PMII sebagai mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, merawat kehidupan demokrasi, serta membangun masyarakat yang maju, inklusif, dan berkeadilan.
“Saat ini, Pemkab Bekasi terus berfokus pada program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan daya saing ekonomi, perluasan kesempatan kerja, hingga mendorong inovasi di berbagai sektor. Menurutnya, akselerasi target pembangunan ini memerlukan keterlibatan aktif dari elemen mahasiswa.
“Dalam proses tersebut, kami membutuhkan gagasan-gagasan segar, kritik yang konstruktif, dan partisipasi aktif dari generasi muda, termasuk kader-kader PMII,” tuturnya.
Di akhir sambutan, ia berpesan kepada seluruh peserta konferensi agar memanfaatkan momentum ini sebagai wadah musyawarah yang demokratis dengan tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Kepentingan organisasi dan kemaslahatan masyarakat harus diletakkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Melalui Konfercab VII ini, Pemkab Bekasi berharap PMII Kabupaten Bekasi dapat melahirkan struktur kepemimpinan yang visioner, menyusun program kerja yang responsif terhadap kebutuhan umat, serta menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis yang dapat diadopsi sebagai masukan pembangunan daerah ke depan, tutupnya.
(Red)















