Heri Noviar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kadin Kabupaten Bekasi 2026-2031

Heri Noviar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kadin Kabupaten Bekasi 2026-2031
Keterangan foto : Heri Noviar kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi Periode 2026-2031.

Heri Noviar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Kadin Kabupaten Bekasi 2026-2031

BEKASI – Temporatur. com

Heri Noviar kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi Periode 2026-2031.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kadin Kabupaten Bekasi yang berlangsung aman dan lancar di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Senin (08/06/2026).

Acara ini menarik perhatian karena dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Drs. H. Endin Samsudin, dan ditutup langsung oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.

Sejumlah tokoh masyarakat, unsur Forkopimda, serta puluhan asosiasi pengusaha daerah turut menghadiri agenda strategis ini.Terpilih Secara AklamasiKetua Steering Committee (SC) Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi, KH Soleh Jaelani, menjelaskan bahwa Heri Noviar terpilih mutlak setelah melalui proses verifikasi yang ketat.

Bacaan Lainnya

Berkas pencalonan Heri dinyatakan lengkap dan memenuhi seluruh syarat Peraturan Organisasi serta AD/ART Kadin Indonesia.

Sementara itu, satu bakal calon lainnya, Petrick Saimartua Simajuntak, dinyatakan gugur.

“Bakal calon atas nama Petrick Saimartua Simajuntak tidak lolos karena tidak memiliki KTP beralamat Kabupaten Bekasi dan keanggotaan Kadin tahun 2026 tidak aktif saat divalidasi.

” Syarat minimal calon ketua wajib memiliki KTA aktif selama dua tahun berturut-turut, yaitu 2025 dan 2026,” tegas KH Soleh Jaelani saat sidang pleno.

Sementara itu dalam sambutan penutupnya, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja memberikan ucapan selamat kepada Heri Noviar dan menekankan peran penting Kadin sebagai mitra strategis pemerintah.

Ia berharap kepengurusan baru ini bisa memperluas jaringan investor untuk mendongkrak perekonomian daerah.

Asep juga membawa kabar baik dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait potensi investasi besar yang akan masuk ke Kabupaten Bekasi.

Terkait hal tersebut, ia menitipkan pesan khusus mengenai pengelolaan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Saya berharap pengelolaan CSR dari ribuan perusahaan industri yang ada diprioritaskan untuk membangun infrastruktur lokal, di mana pengerjaannya diberdayakan dan dilakukan oleh kontraktor asli Kabupaten Bekasi,” ujar dr. Asep.

Senada dengan Plt Bupati, Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin saat membuka acara menyampaikan bahwa tantangan ekonomi ke depan memerlukan kerja sama lintas sektor.

Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, Kabupaten Bekasi memegang peranan krusial nasional.”Keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri.

Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.

Kadin menjadi motor penting dalam menghadirkan inovasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah,” pungkas Endin.

Seluruh rangkaian Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi ditutup resmi setelah menyelesaikan agenda sidang pleno, pembentukan komisi, hingga penandatanganan berita acara hasil musyawarah oleh pihak panitia SC.

(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *