Ken Arca: Plt Bupati Bekasi Jangan Respon Berlebihan Hal Tendensius, Fokus Bangun Daerah
Tokoh muda Bekasi, Ken Arca atau yang akrab disapa Bung Ken, meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi untuk tidak merespons secara berlebihan isu-isu atau hal-hal yang bersifat tendensius.
Menurutnya, energi pemerintah daerah saat ini jauh lebih baik dialokasikan untuk fokus membangun Bekasi.
Bung Ken menilai, di era digital seperti sekarang, reaksi yang berlebihan justru bisa menjadi bumerang.
Ia mengibaratkan isu-isu negatif sebagai umpan kail yang sengaja ditebar untuk memancing emosi.
“Jangan sampai terpancing. Jika kita merespons secara berlebihan, maka itulah yang mereka inginkan. Lebih baik umpan itu dijawab dengan prestasi pembangunan.
Hal-hal yang tidak penting jangan terlalu diambil pusing,” ujar Bung Ken dalam keterangannya, Minggu, 22/3/2026.
Meski demikian, Bung Ken menegaskan bahwa dirinya tidak membenarkan fitnah. Namun, ia memiliki pandangan tersendiri dalam memutus mata rantai kabar miring tersebut.
“Apakah kita membenarkan fitnah? Tentu tidak sama sekali. Tapi bagi saya, segala fitnah akan musnah dengan sendirinya ketika dijawab dengan bukti nyata dan prestasi dalam pembangunan Bekasi,” lanjutnya.
Daripada menghabiskan energi untuk menanggapi serangan personal atau isu tendensius, Bung Ken menyarankan agar Plt Bupati Bekasi lebih banyak membuka ruang diskusi dengan berbagai golongan. Hal ini dinilai penting untuk mempertajam sasaran kebijakan dan memperkuat visi pembangunan yang sedang berjalan.
“Jika ada potensi masyarakat atau kelompok yang ingin mengungkapkan ide dan gagasannya, sebaiknya ajak diskusi saja.
Responlah segala sesuatu secara positif. Terkadang hal-hal tendensius itu adalah kode agar kita lebih peka menangkap makna yang tersirat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat Bekasi saat ini sudah cerdas dalam memilah informasi. Masyarakat akan lebih melihat bukti kerja nyata daripada termakan oleh isu bohong atau hoaks.
“Fokus saja bangun Bekasi.
Jangan buang-buang energi (olok energi) untuk hal yang tidak produktif,” tegasnya.
Di akhir pernyatannya, Bung Ken kembali mengingatkan pesan penting bagi seluruh warga Bekasi dalam menghadapi arus informasi yang deras.
“Masyarakat Bekasi harus selalu memposisikan diri sebagai ‘editor terakhir’ dari setiap informasi yang diterimanya. Saring sebelum sharing,” tandas Bung Ken.
(Red)















