Menu MBG di SDN Kedung Pengawas 04 dan SMPN 1 Babelan Dikeluhkan, Orang Tua Soroti Minumnya Nilai Gizi

Menu MBG di SDN Kedung Pengawas 04 dan SMPN 1 Babelan Dikeluhkan, Orang Tua Soroti Minumnya Nilai Gizi
Keterangan foto : Menu MBG di SDN Kedung Pengawas 04 dan SMPN 1 Babelan Dikeluhkan, Orang Tua Soroti Minumnya Nilai Gizi

Menu MBG di SDN Kedung Pengawas 04 dan SMPN 1 Babelan Dikeluhkan, Orang Tua Soroti Minumnya Nilai Gizi

BEKASI – Temporatur.com

Pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG) di SDN Kedung Pengawas 04 dan SMPN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, menuai kritik tajam dari para wali murid. Program yang digadang-gadang meningkatkan nutrisi siswa ini dinilai jauh dari standar gizi seimbang.

Kekecewaan mencuat setelah orang tua siswa melihat langsung menu yang dibagikan. NS, salah satu orang tua murid, mengaku heran dengan komposisi makanan yang diterima anaknya pada Rabu (4/3/2026).

“Lah ini MBG mana gizinya? Hanya kacang arab, abon, tiga buah kurma, dan kue. Tidak ada telur dan susu,” cetus NS dengan nada kecewa.

Selain masalah nutrisi, NS juga menyoroti adanya kejanggalan dalam pengelolaan anggaran. Ia menduga ada ketidakefisienan dalam pengadaan bahan baku yang berdampak pada kualitas makanan.
“Ironisnya, bahan baku diduga dihitung harga satuan seperti harga warung, padahal belinya borongan (grosir),” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Kondisi serupa dilaporkan terjadi di SMPN 1 Babelan. Alih-alih mendapatkan menu lengkap, siswa dilaporkan hanya menerima satu iris kue bolu, satu iris buah melon, tahu, dan chicken crispy. Wali murid menilai kombinasi tersebut tidak memenuhi unsur protein dan vitamin yang cukup untuk menunjang pertumbuhan anak.

“Kalau begini, jauh dari kata makan bergizi. Harusnya ada menu yang benar-benar menunjang kebutuhan gizi siswa, bukan sekadar camilan,” ungkap wali murid lainnya.
Atas temuan ini, para orang tua mendesak pihak sekolah, Pemerintah Kecamatan Babelan, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi untuk segera melakukan evaluasi total. Mereka menuntut transparansi anggaran dan standar menu yang sesuai dengan parameter gizi kesehatan.

Hingga berita ini dimuat, pihak sekolah maupun dinas terkait di Kabupaten Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan dan tudingan miring dalam pelaksanaan program MBG tersebut.

(M2)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *