Desa Balingina, POB Komanda, – Afrika Tengah || Temporatur.com Momentum penting menuju perdamaian tercipta ketika 80 anggota milisi “Chini Ya Tuna” secara resmi menyerahkan diri beserta senjatanya di POB Komanda. Peristiwa ini menjadi langkah besar dalam mendukung stabilitas dan rekonsiliasi di wilayah tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program DDR (Disarmament, Demobilization, and Reintegration) yang telah berlangsung sejak November 2025. Tim Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO yang dipimpin Mayor Depari hadir langsung untuk memantau dan memastikan proses berjalan aman dan tertib.

“Acara penyerahan diri turut dihadiri Irumu Administrator Col Siro Simba, FARDC Irumu Commander Col Samy, serta PNC Irumu Leader Col Phillips. Dalam sambutannya, Col Siro Simba menyampaikan apresiasi atas keputusan para anggota milisi untuk kembali ke pangkuan pemerintah serta meninggalkan konflik bersenjata,”ujar Mayor Depari dikutip dari laman tni.mil.id, Sabtu (28/02).
Lebih lanjut Mayor Depari mengatakan, dari hasil penyerahan tersebut, diamankan 5 pucuk AK-47, 1 pucuk revolver, 200 butir munisi, dan 11 magazin. “Keberhasilan ini menegaskan komitmen Satgas INDORDB XXXIX-G MONUSCO dalam mendukung proses perdamaian di Republik Demokratik Kongo. Melalui program DDR, para eks kombatan diharapkan dapat mengikuti pembinaan dan pelatihan guna kembali berintegrasi secara produktif di tengah masyarakat, demi terciptanya keamanan dan stabilitas yang berkelanjutan,”pungkas Mayor Depari















