Reuni ‘Monalisa’ SMAN 1 Sumenep: Merajut Kembali Kisah Kasih 40 Tahun Silam di Era Gen Z
Waktu seakan berputar kembali ke masa abu-abu saat para alumni angkatan 1986 SMAN 1 Sumenep berkumpul dalam tajuk “Reuni Monalisa”. Meski dunia kini berada di era Gen Z tahun 2026, kehangatan persaudaraan yang terjalin sejak 40 tahun lalu (lulus tahun 1986) terbukti tak lekang oleh zaman.
Bertempat di kediaman Slamet, salah satu alumni, pada Selasa (17/02/2026), acara ini menjadi panggung nostalgia bagi para mantan siswa kelas Sosial/IPS. Salah satu alumni yang hadir, R. Ainur Rahman, mengungkapkan rasa harunya bisa kembali bertatap muka dengan kawan lama.
“Mengenang kebersamaan melupakan banyak menu makanan yang disuguhkan. Tak ada yang lebih nikmat dibandingkan rasa persaudaraan. Cerita renyah saat bersama terasa melepas segala dahaga,” ujar Rahman dengan nada emosional.
*Nostalgia Nasi Bu’bu dan Nasi Jagung*
Suasana semakin mencair saat hidangan tradisional khas Madura, seperti Nasi Bu’bu dan Nasi Jagung, disajikan. Di tengah riuhnya tawa dan candaan yang mengulas kenangan masa remaja, terselip momen hening saat para alumni saling memandang, menyadari jejak usia yang telah mereka lalui bersama.
Rahman mengaku bahwa selama ini kesibukan pribadi membuatnya sulit untuk bergabung dalam kegiatan alumni. Namun, momen di awal tahun 2026 ini ia anggap sebagai “pertemuan agung” yang dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa.
“Rasanya baru kemarin kita melepas kebersamaan di bangku sekolah. Tak menyadari kalau kita sudah setua ini.
Saya sangat beruntung memiliki teman-teman baik seperti kalian,” tambahnya sembari menahan haru.
*Doa untuk Mereka yang Telah Tiada*
Meski penuh tawa, reuni ini juga diselimuti rasa khidmat. Para alumni menyempatkan diri untuk mengirimkan doa bersama bagi rekan-rekan seangkatan yang telah berpulang mendahului mereka.
“Kenangan masa remaja adalah momentum yang sangat berharga saat ini.
“Saya berharap pertemuan Monalisa ini bisa dilakukan secara rutin dan bergantian, agar kita bisa terus saling menguatkan,” harap Rahman.
Pertemuan singkat namun bermakna ini ditutup dengan tekad bersama untuk tetap terhubung dan menciptakan kenangan-kenangan baru di masa depan, membuktikan bahwa meski raga menua, ikatan batin SMAN 1 Sumenep angkatan 1986 tetap abadi.
Reporter: (faisol)
Editor: Editorial Temporatur.com















