Pemkab Bekasi Terima Bantuan Kapal Penjaring Sampah “Sea Hamster” dari Jerman untuk Bersihkan Sungai CBL
Mewakili Plt. Bupati Bekasi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, secara resmi menerima bantuan satu unit kapal penjaring sampah sungai dan kubus apung (trash boom) dari pihak Jerman pada Rabu, 28 Januari 2026.
Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan logistik Deugro Jerman, organisasi lingkungan One Earth One Ocean (OEOO), dan PT Wasteforchange Alam Indonesia (Waste4Change). Kapal bernama Sea Hamster tersebut akan dioperasikan untuk membersihkan limbah plastik di aliran Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL), tepatnya di wilayah Kecamatan Sukawangi.
Keunggulan Kapal Sea Hamster
Ramah Lingkungan
Menggunakan tenaga panel surya sebagai sumber energi operasional.
Kapasitas Angkut: Mampu mengangkut hingga 200 kilogram sampah dalam satu kali operasi.
Sistem Terintegrasi
Sampah yang terjaring akan langsung dibawa ke Rumah Pemulihan Sampah untuk dipilah dan diolah, sehingga tidak kembali mencemari lingkungan.
Dalam sambutannya, Ani Gustini menyampaikan bahwa kehadiran kapal ini adalah langkah awal yang krusial untuk mengatasi masalah sampah sungai yang kerap memicu banjir di wilayah Kabupaten Bekasi.
“Kami berharap ke depan jumlah kapal penjaring sampah ini bisa bertambah, setidaknya hingga 10 unit, melalui dukungan program CSR dari perusahaan-perusahaan lain. Tujuannya agar sampah dari hulu dapat kita cegah masuk ke laut,” ujar Ani Gustini sebagaimana dikutip dari Laman Resmi Pemkab Bekasi.
Sementara itu, CEO Waste4Change, Mohamad Bijaksana Junerosano, menjelaskan bahwa Sea Hamster dirancang khusus untuk mengambil sampah yang tertahan oleh trash boom di badan sungai yang sulit dijangkau alat berat. Program ini diharapkan menjadi pilot project diplomasi lingkungan antara Indonesia dan Jerman dalam menangani krisis sampah plastik di perairan.
(Red)















