Dewan Pendidikan Sorot Kadisdik Kabupaten Bekasi: Jangan Cuma Duduk di Balik Meja Saat Sekolah Terendam Banjir

Dewan Pendidikan Sorot Kadisdik Kabupaten Bekasi: Jangan Cuma Duduk di Balik Meja Saat Sekolah Terendam Banjir
Keterangan foto : Foto Ilustrasi

Dewan Pendidikan Sorot Kadisdik Kabupaten Bekasi: Jangan Cuma Duduk di Balik Meja Saat Sekolah Terendam Banjir

KAB. BEKASI – Temporatur. com

Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman. Sorotan ini muncul lantaran Kadisdik dinilai kurang responsif dan jarang turun ke lapangan untuk memantau langsung kondisi sekolah-sekolah yang terdampak banjir.

Keterangan foto : Sard Adi Saputra (SAS) Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi
Keterangan foto : Sard Adi Saputra (SAS) Dewan Pendidikan Kabupaten Bekasi

Situasi banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Kabupaten Bekasi telah melumpuhkan aktivitas belajar mengajar di sejumlah titik. Namun, langkah yang diambil Dinas Pendidikan dianggap masih bersifat administratif dan belum menyentuh persoalan riil di lapangan.

“Imam Faturochman sebagai Kadisdik jangan cuma duduk santai di balik meja dan hanya mengeluarkan Surat Edaran saja,” tegas Sardi wakil  ketua Pendidikan Dasar’ di Dewan  Pendidikan Kabupaten Bekasi dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).

Pihak Dewan Pendidikan menekankan bahwa dalam situasi darurat seperti sekarang, kehadiran pemimpin di lokasi bencana sangat krusial untuk mengambil kebijakan cepat.

Bacaan Lainnya

Kadisdik diminta untuk tidak hanya mengandalkan laporan formal, tetapi melihat langsung kendala yang dihadapi guru dan siswa.

“Kadisdik harus memastikan keberlangsungan pendidikan tetap terjaga saat situasi banjir hampir melanda seluruh wilayah Kabupaten Bekasi. Harus ada langkah nyata, bukan sekadar imbauan di atas kertas,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah sekolah di wilayah rawan banjir seperti Muaragembong, Babelan, dan Tambun Utara dilaporkan masih tergenang air, yang memaksa ribuan siswa harus belajar dari rumah dengan fasilitas terbatas.

Dewan Pendidikan mendesak agar Dinas Pendidikan segera melakukan pemetaan aset sekolah yang rusak dan menyiapkan skema pembelajaran
darurat yang lebih efektif.

Media masih terus berupaya konfirmasi, menghubungi Kadisdik Iman Faturochman yang sulit ditemui dan di hubungi nomor telepon nya pun tidak aktif.

(Red)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *