Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Indonesia Perkuat Pengelolaan Air, Energi, dan Pangan Berkelanjutan melalui Peta Jalan WEF Nexus

Indonesia Perkuat Pengelolaan Air, Energi, dan Pangan Berkelanjutan melalui Peta Jalan WEF Nexus

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temporatur.com

Kementerian PPN/Bappenas, United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, dan UK Foreign, Commonwealth & Development Office (UK FCDO) meluncurkan Peta Jalan Water, Energy, Food (WEF) Nexus Indonesia di Kantor Bappenas, Rabu (10/12). WEF Nexus adalah sebuah pendekatan yang digunakan untuk memahami serta mengelola sumber daya secara terpadu untuk meningkatkan sinergi pemanfaatan air, energi, dan pangan secara berkelanjutan. Peta Jalan ini menjadi sebuah cetak biru strategis untuk memperkuat pengelolaan sumber daya air, energi dan pangan yang terpadu dan berkelanjutan di Indonesia. Peta Jalan ini juga sekaligus menyediakan kerangka pengambilan keputusan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya air-energi dan pangan yang terpadu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat ketahanan iklim, serta memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals.

Dalam sambutannya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa WEF Nexus sangat penting bagi kehidupan manusia, dan keterkaitan di antara ketiganya sebenarnya bukanlah hal yang baru. Menteri Rachmat Pambudy menegaskan bahwa “Sepanjang sejarah, kemampuan mengelola air, energi, dan pangan telah menentukan kebangkitan dan kejatuhan peradaban. Kita diingatkan bahwa dengan industrialisasi dan peningkatan penduduk yang telah menciptakan tekanan terhadap sumber daya kita yang terbatas, kita perlu bertransformasi dengan mengubah pengelolaan air-energi-pangan yang silo-silo menjadi tata kelola yang terintegrasi.” Asta Cita 2 dalam RPJMN 2025–2029 menegaskan bahwa swasembada pangan, energi, dan air merupakan pilar penting kemandirian nasional. Peluncuran Peta Jalan WEF Nexus Indonesia diharapkan memperkuat komitmen serta implementasi lintas pemangku kepentingan.

Minister-Counsellor (Pembangunan) UK FCDO Peter Rajadiston juga menyambut peluncuran Peta Jalan WEF Nexus. “Peluncuran Peta Jalan WEF Nexus bukan sekadar pencapaian teknis tetapi juga menandakan komitmen Indonesia untuk menempatkan pemikiran sistem di pusat perencanaan nasional. Dengan mengintegrasikan sistem air, energi, dan pangan dengan tujuan iklim, Indonesia menunjukkan bahwa ketahanan dan pertumbuhan dapat berjalan beriringan,” jelas Peter Rajadiston.

Pendapat yang sama dan memperkuat juga disampaikan Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella. “UNDP memandang Nexus Air–Energi–Pangan sebagai pendekatan tata kelola strategis yang memperkuat institusi, mengurangi risiko sistemik, dan memastikan pemanfaatan sumber daya yang efisien serta bertanggung jawab. Seiring Indonesia melangkah menuju Indonesia Emas 2045, Peta Jalan ini memberikan arah untuk pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan—melindungi lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ujar Sara Ferrer Olivella.

Lebih dari sekadar dokumen perencanaan, Peta Jalan ini menjadi panduan operasional yang nyata bagi instansi pemerintah, komunitas lokal, dan mitra pembangunan untuk secara kolaboratif membangun sistem yang tangguh serta rendah karbon di seluruh negeri. Hasil pelaksanaannya diharapkan dapat memperkuat langkah bersama menuju pencapaian Indonesia Emas 2045.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi foto (ft Istimewa)

    Miris! Anak- Anak SD di Riau Belajar di Tengah Kebun sawit

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Sebuah vidio yang menyayat hati beredar viral di media sosial. Vidio tersebut yang di unggah oleh akun Facebook bernama “Wak Peci Harahap Labusel” memperlihatkan puluhan anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang tengah mengikuti pelajaran di tengah kebun sawit. Bukan di ruang kelas yang nyaman dan memadai, mereka terpaksa belajar di bawah terik matahari, dengan latar belakang pohon sawit yang menjulang tinggi. Dalam narasi tersebut Sekolah mereka, yang terletak di Toro Jaya, Riau, telah disita oleh pemerintah.

  • ASN Kabupaten Karawang Ikut Menyemarakan Porpemda XV Jabar 2023

    • calendar_month Rabu, 29 Nov 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kuningan – Jabar ||Temporatur.com SelanjutnyaDua RT di Puri Nirwana Residance Desa Sukaraya Gelar Pemilihan Serentak, Warga Berpartisipasi Menentukan Ketua LingkunganKabupaten Karawang turut menyemarakkan Pembukaan Porpemda XV Jabar yang digelar di Stadion Mashud Wisnusaputra Kabupaten Kuningan pada malam minggu (26/11/2023). Acara pembukaan event olahraga prestisius antar Aparatur Sipil Negara (ASN) Jawa Barat ini dimulai dengan defile […]

  • LQ Indonesia Lawfirm : Ada Mafia Dalam Kasus UOB Kayhian Sekuritas ?

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta – Temporatur.com Kayhian Sekuritas nama yang dikenal masyarakat Indonesia, ternyata sedang berkasus dan laporan para korban atas hilangnya dana mereka yang digelapkan oleh konspirasi Oknum UOB Vincent, Michael dan Agung dengan Direktur Utama UOB Kayhian Sekuritas, Yacinta Fabiana Tjang melalui perjanjian kerjasama yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Para Korban melapor ke kepolisian tercatat […]

  • Merasa Kebal Hukum, Pil Koplo di Jual Bebas, Kinerja Aparat Penegak Hukum di Pertanyakan?

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta – Temporatur.com || Maraknya Peredaran obat keras terbatas atau yang akrab di telinga kita “Pil Koplo”, yang notabenenya dapat di beli harus dengan resep Doter. Namun obat-obatan jenis ini (pil koplo-red) dengan mudahnya didapat tanpa harus dilengkapi dengan resep Dokter. Hasil investigasi  awak media, mendapati peredaran pil koplo dari berbagai merk diantaranya, tramadol, hexymer,  […]

  • Kapolsek Talang Ubi Turun Langsung,Serap Aspirasi Warga Talang Subur Perkuat Kamtibmas

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    PALI — Temporatur.com, Polsek Talang Ubi terus memperkuat pendekatan humanis dengan turun langsung ke tengah masyarakat. Rabu (28/1/2025) pagi, jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan kegiatan sambang dan dialog kamtibmas bersama warga Talang Subur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.10 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., […]

  • Foto: Kantor Badan Gizi Nasional (BGN)

    Bukan Hanya Jual Titik SPPG, Pengamat : BGN Punya Anggaran APBN Publikasi Media Miliayaran Diduga Untuk Kedekatan Saja

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Bukan Hanya Jual Titik SPPG, Pengamat : BGN Punya Anggaran APBN Publikasi Media Miliayaran Diduga Untuk Kedekatan Saja

expand_less