Pegiat Sosial dan Aktivis Sumenep Gelar Acara Kebersamaan, Sambut Tahun 2026

Pegiat Sosial dan Aktivis Sumenep Gelar Acara Kebersamaan, Sambut Tahun 2026
Keterangan foto: Sejumlah pegiat sosial dan aktivis di Kabupaten Sumenep berkumpul dalam sebuah kegiatan untuk menutup tahun kerja 2025 dan menyambut tahun kerja 2026. Sabtu 29/11/2025
banner 468x60

Pegiat Sosial dan Aktivis Sumenep Gelar Acara Kebersamaan, Sambut Tahun 2026

SUMENEP – Temporatur.com

Sejumlah pegiat sosial dan aktivis di Kabupaten Sumenep berkumpul dalam sebuah kegiatan untuk menutup tahun kerja 2025 dan menyambut tahun kerja 2026 yang diharapkan lebih cemerlang dan edukatif.

Keterangan foto: Sejumlah pegiat sosial dan aktivis di Kabupaten Sumenep berkumpul dalam sebuah kegiatan untuk menutup tahun kerja 2025 dan menyambut tahun kerja 2026. Sabtu 29/11/2025
Keterangan foto: Sejumlah pegiat sosial dan aktivis di Kabupaten Sumenep berkumpul dalam sebuah kegiatan untuk menutup tahun kerja 2025 dan menyambut tahun kerja 2026. Sabtu 29/11/2025

Acara kebersamaan ini diselenggarakan di kediaman R. Ainur Rahman, seorang wartawan senior yang menjabat sebagai Kepala Biro Koran Harian Surabaya Pagi Perwakilan Sumenep, bertempat di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kepanjin, Sumenep, pada Sabtu 29 November 2025.

Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi ini dinilai menorehkan sejarah baru dalam memupuk rasa persaudaraan di kalangan pegiat sosial dan aktivis di Sumenep.

Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Kabupaten Sumenep, Zaifiddin, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran rekan-rekan seperjuangan. Ia menekankan bahwa para aktivis dan pegiat sosial adalah pejuang sejati yang senantiasa memberikan inspirasi dan inovasi demi kemajuan pemerintahan di Kabupaten Sumenep.

“Sebagai lembaga kontrol sosial, kita memiliki peranan penting untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. Kebijakan lembaga dan kontrol sosial setidaknya harus berirama dengan kebijakan Pemerintah Daerah, dalam hal ini, kebijakan Bupati Kabupaten Sumenep,” ujar Zai. (29/11).

Zai mengajak seluruh perwakilan lembaga dan aktivis yang hadir untuk bersepakat mengakhiri kegiatan tahun 2025 “tanpa jejak noda”, dan menyambut tahun 2026 dengan penuh ceria serta program nyata.

Senada dengan Zai, pegiat sosial Edy Mulyono meminta agar rekan-rekan aktivis dapat lebih inovatif lagi di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pembelajaran untuk kemajuan bersama.

“Ketika bersama, sikap terbuka dan kejujuran harus menjadi modal utama, agar tidak saling mencurigai dan tumpang tindihnya persoalan. Artinya, kita tetap menjaga kerukunan bersama,” pesan Edy.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Abd. Rahem, wartawan senior di Sumenep.

Ia mengusulkan agar hasil dari pertemuan ini dilegalkan dalam bentuk musyawarah di grup komunitas WhatsApp, sebagai wadah untuk mencapai tujuan bersama di masa mendatang.

(Faisol)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *