BONDOWOSO –Temporatur.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso menetapkan tiga agenda strategis yang akan menjadi pijakan kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Tiga langkah tersebut meliputi: (1) persetujuan perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, (2) penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA)-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, dan (3) penyampaian pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ijen Tirta Bondowoso.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa perubahan Perda Pajak dan Retribusi bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan upaya strategis untuk memperkuat basis fiskal daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bondowoso dapat lebih berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam penyusunan kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat. “Kesepakatan ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama antara Pemkab dan DPRD untuk membangun Bondowoso yang lebih baik, berdaya saing, dan semakin berkah,” ujarnya.
Lebih lanjut, dalam kesempatan yang sama dilaksanakan penandatanganan KUA-PPAS TA 2026 yang akan menjadi acuan utama dalam penyusunan Raperda APBD 2026. Bupati menyampaikan bahwa belanja daerah harus diarahkan ke sektor produktif dan efisien, terutama di tengah kebijakan pengurangan dana transfer pusat yang berdampak pada kondisi fiskal daerah.
Sedangkan terkait Raperda Perumda Ijen Tirta Bondowoso, Bupati mengungkap bahwa regulasi lama telah tidak relevan dengan perkembangan zaman. Dengan status Perumda, pengelolaan air bersih di Bondowoso diharapkan menjadi lebih profesional, adaptif, dan mampu memenuhi kebutuhan publik sesuai amanat regulasi terkini.
Bupati Abdul Hamid Wahid juga mengajak seluruh aparatur daerah untuk menjaga semangat kebersamaan dan terus berinovasi menggali potensi PAD serta memastikan bahwa anggaran digunakan secara efektif demi kesejahteraan rakyat.
Tantangan itu biasa; yang penting kita tetap bersatu dan bergerak bersama mewujudkan Bondowoso Berkah,” tuturnya disambut tepuk tangan peserta Rapat Paripurna DPRD.















