Bondowoso- Temporatur.com
Dalam upaya memperkokoh ketahanan keluarga dan menciptakan rumah tangga yang harmonis, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tamanan meluncurkan program strategis “Gerakan Keluarga Maslahat”. Kegiatan ini digelar di Balai Desa Karang Melok dan dihadiri oleh Kepala Desa Mahfud, Bhabinsa Tamanan M. Zeini, staf Kecamatan Slamet, para ustadz—Akrim, Sulton, Malik—serta peserta dari P3N sembilan desa di wilayah Kecamatan Tamanan.
Kepala KUA Tamanan, H. Nurhadi S.H.I., dalam sambutannya menyatakan bahwa keluarga adalah fondasi utama pembentukan keluarga sakinah. Ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk memahami serta menerapkan pilar-pilar keluarga sakinah maslahat sebagai pedoman membangun rumah tangga yang harmonis, religius, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan zaman.
Menurut Nurhadi, gerakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan ajakan untuk kembali ke nilai-nilai dasar dalam berumah tangga—membangun komunikasi yang sehat, saling memahami, menghargai, dan menghormati antara suami dan istri. “Saya hadir dan merasa terpanggil untuk masyarakat. Saya tidak hanya menikahkan atau mengawinkan, tapi juga bertanggung jawab memberikan bimbingan sehingga tercipta keluarga yang tangguh dan harmonis,” tuturnya disambut sorak sorai peserta.
Sementara itu, Kepala Desa Karang Melok—yang akrab disapa “Cak Put Gondrong” dan dikenal sebagai kolektor barang antik—mengapresiasi langkah strategis KUA Tamanan itu. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Desa untuk terus mendukung dan mengawal program-program kemaslahatan keluarga, melalui kolaborasi erat dengan KUA dan lembaga terkait lainnya.
Dengan adanya Gerakan Keluarga Maslahat yang diinisiasi KUA Tamanan ini, diharapkan tercipta komunitas keluarga yang tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh lebih kuat dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan sosial.















