Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Dari Mimpi SMA hingga Punya 150+ Cabang di Indonesia, Intip Perjalanan Rafif Adhikara Selaku Sosok di Balik Lahirnya Photomatics

Dari Mimpi SMA hingga Punya 150+ Cabang di Indonesia, Intip Perjalanan Rafif Adhikara Selaku Sosok di Balik Lahirnya Photomatics

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PHOTOMATICS, Jakarta – Bagi yang suka photobox pasti sudah tidak asing dengan brand Photomatics. Di balik kesuksesannya membuka cabang lebih dari 100 di Indonesia, siapa sih pemilik Photomatics, dan bagaimana Photomatics bisa berdiri hingga sekarang?

Rafif Adhikara, atau yang akrab disapa Dhika, adalah sosok inspiratif di balik kesuksesan Photomatics, sebuah brand photobox yang kini memiliki lebih dari 150 cabang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Perjalanan Dhika membangun Photomatics bukanlah hal instan. Semua dimulai dari mimpi sederhana dan keberanian untuk memulai dari nol.

Ide mendirikan Photomatics berawal sejak Dhika masih duduk di bangku SMA. Kala itu, ia sering melihat keberadaan mesin photobooth di berbagai tempat. Rasa penasaran dan ketertarikan terhadap konsep tersebut membuatnya berpikir bahwa ada potensi besar di balik bisnis ini. Setelah lulus SMA, sembari menunggu masa perkuliahan dimulai, Dhika mulai mengeksplorasi hal-hal yang bisa ia lakukan.

Tahun 2017 menjadi titik awal perjalanan profesional Dhika di dunia fotografi. Ia mulai terjun sebagai fotografer untuk berbagai acara, mulai dari pernikahan hingga ulang tahun. Dari pengalaman inilah, Dhika semakin memahami dunia visual dan kebutuhan dokumentasi yang berkualitas dan menarik.

Akhirnya, pada tahun 2020, Dhika secara resmi mendirikan Photomatics. Nama “Photomatics” sendiri merupakan gabungan dari kata photo dan automatic, yang mencerminkan konsep photobox otomatis. Ia menambahkan akhiran -s sebagai simbol harapan bahwa suatu saat nanti Photomatics akan memiliki banyak cabang. Dan harapan itu kini telah menjadi kenyataan.

Photomatics bukan hanya sekadar bisnis bagi Dhika. Ia menyebut brand ini sebagai “jiwa dan raga”-nya karena semuanya dibangun sendiri dari nol. Dedikasi dan kerja keras yang ia tanamkan menjadikan Photomatics sebagai bagian tak terpisahkan dari hidupnya.

Salah satu momen paling memuaskan bagi Dhika adalah saat melihat pelanggan keluar dari kotak photobox dengan wajah bahagia. Bagi Dhika, ekspresi puas dan senang dari para pengguna menjadi semangat yang tak tergantikan, bahkan jika harus diulang berkali-kali.

Kisah Rafif Adhikara membuktikan bahwa visi yang kuat, konsistensi, dan keberanian untuk memulai bisa membawa mimpi masa remaja menjadi kenyataan besar. Photomatics bukan hanya hasil karya, tetapi juga cerminan dari semangat seorang anak muda yang berani berkarya untuk Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Foto : Bantuan Handraktor yang diduga dilenyapkan oleh ketua kelompoknya

    Dugaan Raibnya Bantuan Hand Traktor di Dusun Meddelan Barat, Ketua Poktan ST Didesak Bertanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Dugaan Raibnya Bantuan Hand Traktor di Dusun Meddelan Barat, Ketua Poktan ST Didesak Bertanggung Jawab SUMENEP, – Temporatur.com Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lenteng diminta memperketat pengawasan terhadap kelompok tani melalui Gabungan Kelompok Tani Kecamatan (Gapoktancam) dan Desa (Gapoktandes) di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Langkah ini menyusul mencuatnya persoalan terkait bantuan dana hibah berupa alat mesin pertanian (alsintan) jenis hand traktor yang terindikasi diselewengkan oleh oknum ketua kelompok tani. Bantuan yang seharusnya dikelola bersama anggota, diduga kuat dijadikan lahan bisnis pribadi tanpa sepengetahuan anggota kelompok. Ironisnya, muncul dugaan bahwa bantuan tersebut sudah menjadi “bancaan” oknum tertentu melalui praktik jual beli sebelum barang sampai ke tangan kelompok yang berhak. Praktik ini disinyalir melibatkan kerja sama antara oknum ketua kelompok dengan oknum dinas terkait yang mengakomodir bantuan hibah tersebut. *Kabar miring kini tengah menerpa Dusun Meddelan Barat* Ketua Kelompok Tani (Poktan) berinisial ST diduga telah melenyapkan bantuan hand traktor dengan cara menjualnya kepada pihak lain secara sepihak. Dugaan penyelewengan ini semakin menguat setelah salah satu warga Dusun Meddelan Barat berinisial A, membenarkan kabar raibnya aset bantuan tersebut dari tangan ketua kelompok. “Hal ini perlu disikapi serius oleh Dinas Pertanian dan BPP selaku fungsi kontrol dan pengawasan. Hilangnya bantuan hibah di Kelompok Tani ST harus dipertanggungjawabkan secara transparan,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya. Hingga berita ini diturunkan, reporter Temporatur.com masih terus berupaya menelusuri keberadaan Ketua Poktan ST di Dusun Meddelan Barat guna meminta klarifikasi dan keterangan resmi terkait dugaan penjualan bantuan hibah tersebut. Reporter: Faisol

  • Keterangan foto : Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Iman Santoso

    Gagal Petakan Anggaran Pilkades Serentak 2026, DPMD Kabupaten Bekasi Dikritik Amatir

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Gagal Petakan Anggaran Pilkades Serentak 2026, DPMD Kabupaten Bekasi Dikritik Amatir

  • Gubernur Dedi Ajak Masyarakat Berikan Ucapan Selamat dalam Bentuk Benih Padi

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Gubernur Dedi Ajak Masyarakat Berikan Ucapan Selamat dalam Bentuk Benih Padi

  • Harumkan Nama Polda Metro Jaya, 10 Personel Raih Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Harumkan Nama Polda Metro Jaya, 10 Personel Raih Penghargaan

  • Keterangan foto: Dokumentasi Temporatur.com

    PWI Bekasi Raya Soroti Ketidaksesuaian Tanggal Proyek Jembatan Tarumajaya: Dorong Transparansi dan Evaluasi Dini

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya menyoroti tajam proyek pembangunan jembatan di Kampung Pulo Kendal, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, yang terindikasi mengalami keterlambatan pekerjaan berdasarkan temuan ketidaksesuaian tanggal antara pelaksanaan di lapangan dan papan informasi proyek.

  • Humas DPP LSM BAKORNAS Terasa Pilu Atas Dugaan Pungli Yang di Lakukan Oknum ASN Pegawai Pasar Pendopo Dengan Dalil Kontribusi Kekantor dan Uang Sampah,Keteteran

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Humas DPP LSM BAKORNAS Terasa Pilu Atas Dugaan Pungli Yang di Lakukan Oknum ASN Pegawai Pasar Pendopo Dengan Dalil Kontribusi Kekantor dan Uang Sampah,Keteteran

expand_less