Pemkab Bekasi Terus Berupaya Menekan Angka Pengangguran Ekstrem
Kabupaten Bekasi-Temporatur.com
Program 100 hari kerja Bupati Bekasi dan Wakil Bupati Bekasi terus menunjukkan dampak positif, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja lokal. Wakil Bupati Bekasi telah melakukan upaya jemput bola ke setiap perusahaan untuk menekan angka pengangguran ekstrem di Kabupaten Bekasi.
Mbah Goen, aktivis senior Kabupaten Bekasi dan pemerhati kebijakan publik, memberikan apresiasi terhadap langkah progresif yang diambil duet pemimpin daerah tersebut. “Saya memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, ‘AA’. Ini sudah menunjukkan komitmennya terhadap visi dan misi 100 hari kerja dalam mengurangi angka pengangguran ekstrem di Kabupaten Bekasi,” ujar Mbah Goen.
Namun, Mbah Goen menekankan bahwa untuk memastikan realisasi penyerapan tenaga kerja lokal berjalan efektif dan terukur, perlu dilanjutkan dengan kegiatan Job Fair yang akan digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi.
Mbah Goen juga mendorong agar setelah program 100 hari kerja selesai, Pemkab Bekasi tak berhenti melakukan inovasi dan terobosan. Ia menyoroti pentingnya optimalisasi potensi industri, khususnya dari pengelolaan limbah industri, serta kontribusi Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan di wilayah kabupaten Bekasi.
“Pemkab Bekasi harus jeli dalam melihat peluang peningkatan pendapatan daerah dari keberadaan 13 kawasan industri dan ribuan pabrik yang bercokol di daerah ini. Potensi ini bisa menjadi modal dasar pembangunan daerah serta sebagai dana cadangan untuk membiayai infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.
Mbah Goen berharap bahwa keberadaan industri dapat menjadi pilar penting bagi pembangunan berkelanjutan dan memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan warga Kabupaten Bekasi.















