SMK Bina Teknika Abaikan Edaran Gubernur Jabar, Tetap Adakan Study Tour
Sekolah Menengah Kejuruan Bina Teknika Klapanunggal Bogor Abaikan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat terkait Pelaksanaan Study Tour.
Sesuai instruksi Bapak Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi kegiatan tersebut dilarang, tujuannya untuk mengurangi beban ekonomi orang tua siswa dan menghindari resiko kecelakaan selama perjalanan.
Study Tour yang di jadwallkan SMK Ini menurut Sumber Wali murid, untuk anggaran Studi Tour ini menelan biaya 3 juta per siswa, kemudian tidak ada alasan semua siswa kelas 12 wajib ikut acara ini.
“Kegiatan itu alih – alih buat kelulusan siswa kelas 12 Padahal dalam keadaan ekonomi yang lagi sulit saat ini, tetap saja pihak sekolah kekeuh, seolah hanya mementingkan kesenangan dan keuntungan dari pada memaksimalkan program pendidikan,” ungkap wali murid. Sabtu (03/4)
Kepala sekolah SMK Bina Teknika Haerudin harus bisa dengan bijak menyikapi instruksi larangan study tour yang dikeluarkan oleh gubernur Jawa Barat.
Disamping itu ada juga pungli buat sampul sertifikat dengan biaya 110 ribu per siswa.
Menurut Walimurid (S) orang’ tua siswa, “kebijakan yang di ambil sekolah melalui komite sekolah tanpa ada musyawarah, ini sangat membebani orang tua siswa,” paparnya kepada media ini.
Wali murid berharap kepada media ini untuk di sampaikan Kepada, KCD, Disdik Jabar dan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), untuk mintak di tindak tegas para oknum kepala sekolah yang mengabaikan nakal, abaikan surat edaran Gubernur tersebut.
(G)















