Pembangunan Mushola Al Majid dapat Bantuan CSR
Finance pusat menyalurkan dana Carporate Social Responsibility ( CSR) kepada mushola Al Majid yang di Jalan Pepaya 1 Perumas 1 Kelurahan Kranji Bekasi Barat Kota Bekasi. Kamis ( 27/02/25).
CSR yang diberikan beruapa uang tunai sebesar Rp. 25 juta yang diperuntukan untuk pembangunan Mushola Al. Majid.
CSR sendiri merupakan tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan.
Ari Prayuana Direktur Manajemen Eksekutif BRI pusat bantuan CSR diterima langsung oleh jamaah Mushola Al. Majid. Adapun yang menjadi salah satu alasan dipilihnya Mushola Al. Majid lantaran belum adanya Mushola disekitar jalan Pepaya 1 Perumas 1 Kelurahan Kranji Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi.
Harapan kami semoga bantuan ke Mushola Al. Majid ini dapat nemberi manfaat dan bisa sebagai pusat pertemuan pihak warga setepat dalam beribadah dan dilihat dari kepadatan penduduk yang ada ini. Sehingga dengan adanya Mushola disini sangat strategis karena keberadaan Masjid yang ada cukup jauh.
Sementara R. Erwin Zulkarnaen pemilik rumah yang dijadikan Mushola Al. Majid sebagai hibah untuk warga Perumas 1 jalan pepaya1 berterima kasih atas bantuan CSR yang diberikan BRI Finance pusat. Dengan adanya bantuan ini diharapkan Mushola Al. Majid akan semakin cepat selesai dan dapat dilaksanakan dengan baik. Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat.
Sementara ketua DKM Masjid Al Mujahidin Asep Supriyadi .dalam sambutannya mengucapkan terimakasi karena sebagai umat muslim kita wajib mendukung syiar Islam dimanapun kita berada terlebih dilingkungan sekitar kita akan dibangun mushola Al Majid yg berdomisili di lingkungan Rw 05 dan disekitar mesjid Al mujahidin.
Namun kita saling nengingatkan sesama muslim dengan tujuan yang sama serta saling menghormati dalam rangka mencapai tujuan syar
Jgn lupa proses siloturohim juga harus dibina seperti perizinan lingkungan dll
Ini semata untuk menunjukan betapa pentingnya hidup berdampingan di masyarakat yg majemuk,terang Asep.**
(Red)














