Ketua RW Cluster Rivertown  Grand Wisata Buka Suara Tentang Dugaan Pungli Iuran Pengelolaan Lingkungan

Ketua RW Cluster Rivertown  Grand Wisata Buka Suara Tentang Dugaan Pungli Iuran Pengelolaan Lingkungan
Perumahan Grand Wisata Cluster Rivertown

Ketua RW Cluster Rivertown  Grand Wisata Buka Suara Tentang Dugaan Pungli Iuran Pengelolaan Lingkungan 

Kabupaten Bekasi – Temporatur.com 

Jusman Siki, Ketua RW di Cluster Rivertown Grand Wisata, memberikan klarifikasi terkait dugaan pungutan liar dalam iuran pengelolaan lingkungan, (IPL) di Cluster Rivertown Grand Wisata Tambun Bekasi.

Menurutnya, informasi yang beredar tidak akurat. Ia menjelaskan bahwa pembayaran IPL bervariasi antara 250.000 hingga 1.5 juta per rumah, tergantung dari ukuran tanah masing-masing. Jumlah ini dihitung secara musyawarah mufakat  warga Cluster Rivertown.

 

Foto : akar pohon yang sebelum ditebang mengangkat sehingga membuat retak-retak gardu PLN
Foto : akar pohon yang sebelum ditebang mengangkat sehingga membuat retak-retak gardu PLN

“Ada sekitar 150 rumah di cluster kami dengan total iuran IPL sebesar 60-70 juta per bulan. Oleh karena itu, salah informasi sehingga  tidak tepat dalam pemberitaan tersebut,” ujar Jusman. Ia menegaskan bahwa informasi keuangan dapat ditemukan pada bendahara dan pos IPL, serta memastikan bahwa berita yang beredar tidak benar.

Bacaan Lainnya

Terkait dengan penebangan pohon, Jusman menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan untuk merapikan area yang telah menganggu instalasi PLN. Pohon yang sudah tua dan akarnya membuat dinding gardu PLN  retak -retak.

“Akar pohon sudah merusak tembok gardu PLN, sepeti retakretak  dan berbahaya,dan juga sebelumnya sudah ditanam pohon-pohin lainnya’, imbuhnya.

Pak RW  menyampaikan bahwa iuran IPL juga digunakan untuk membayar gaji keamanan, pengelolaan sampah, dan berbagai kebutuhan lainnya.**

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *