Camat Muaragembong Dr H Sukarmawan M.Pd Dorong Inovasi untuk Pembangunan Wilayah
Camat Muaragembong, Sukarmawan, terus melakukan berbagai inovasi untuk memajukan wilayahnya. Dalam satu tahun terakhir, sejumlah program unggulan telah dijalankan, meski beberapa inovasi masih dalam tahap persiapan, seperti program IQROM (Ikatan Qori Remaja Orang Muaragembong) yang rencananya akan diluncurkan dua bulan mendatang.
Di bidang pelayanan masyarakat, Sukarmawan mencetuskan program Yanmas Mugeri (Pelayanan Masyarakat Muaragembong Berseri) dengan moto “Pelayanan Kerja Ikhlas Amalkan Tugas”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan pendekatan yang humanis dan religius.
Dalam upaya membangun keimanan generasi muda, Sukarmawan menginisiasi Gema Magadir (Gerakan Magrib Mengaji di Rumah Bersama Keluarga). Program ini telah berjalan di enam desa di wilayah Muaragembong dan melibatkan ustaz serta majelis taklim. Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat yang rutin melaksanakannya di rumah masing-masing.
Tidak hanya itu, Sukarmawan juga berfokus pada pengembangan pariwisata Muaragembong dengan memperkenalkan konsep Mugekiwari (Muaragembong Kecamatan Indah Bahari). Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan penghubung Desa Pantai Mekar dan Desa Pantai Bakti, serta perbaikan jalan menuju destinasi wisata seperti Pantai Beting, Pantai Bungin, dan Muarabendera, akan menjadi prioritas. Destinasi lain yang menjadi sorotan adalah konservasi lutung Jawa di Desa Pantai Bahagia, wisata mangrove di Desa Pantai Mekar, serta Jembatan Cinta dan Saung Alas di Desa Pantai Sederhana.
Di bidang olahraga, Sukarmawan membentuk klub sepak bola MUGES FC (Muaragembong Football Club). Klub ini akan menyeleksi bakat muda dari enam desa, meliputi anak-anak usia 12, 15, hingga 17 tahun, dengan dukungan empat pelatih yang melatih tiga kali dalam seminggu.
Sementara itu, inovasi GBHT Mugeri (Gerakan Berbagi Hasil Tambak Muaragembong Berseri) dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini mengajak para pelele atau tengkulak tambak untuk menyisihkan sebagian keuntungannya bagi warga miskin, anak-anak dengan gizi buruk, serta masyarakat yang membutuhkan.
“Semua inovasi ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjadikan Muaragembong lebih maju dan sejahtera, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sukarmawan.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah, program-program ini diharapkan mampu membawa dampak nyata bagi kemajuan wilayah Muaragembong. **
(ER)















