Kumuh dan Bau, Pasar Ciparay Perlu Pembenahan

Kumuh dan Bau, Pasar Ciparay Perlu Pembenahan
Tim Media Bersama Kades Ciparay Kabupaten Bandung

Kabupaten Badung || Temporatur.com

Polemik seputar pasar Ciparay di Desa Ciparay Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung masih terus bergulir.Rencana revitalisasi sudah memasuki tahapan dua yang signifikan.

Walaupun ada beberapa pihak yang tidak setuju dengan pembangunan pasar Ciparay tapi hal tersebut tidak mengurangi rencana pemerintah dalam revitalisasi pasar yang rencana nya akan dibangun dalam waktu dekat.

Kepala Desa Ciparay Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, H.Dedi Jumhana menyatakan bahwa untuk mewujudkan pasar yang bersih dan higienis ya solusinya hanya dengan pembangunan.

“Tidak ada jalan lain kecuali dibangun pasar yang lebih modern, termasuk urusan pembenahan pasar Ciparay akan bisa diatasi” kata Dedi Jumhana saat ditemui di kantor Desa Ciparay.

Selama ini pasar Ciparay dikenal kumuh dan bau, mengakibatkan lorong lorong pasar menjadi becek dan kotor, karena terjadi penumpukan sampah pasar dibagian belakang pasar. Sampah pasar yang basah terdiri dari sampah organik, termasuk sampah yang cepat mengurai dan membusuk. Masalah sampah ini sudah dibahas di tingkat pemerintah Kabupaten Bandung dan sudah ada investor yang akan membangun pasar Ciparay. Namun semua memerlukan proses.

Bacaan Lainnya

“Karena memang tidak mudah juga, tapi pembangunan pasar Ciparay tetap akan dilakukan. Apalagi kita keberatan dengan adanya orang2 dari luar Desa Ciparay yang membuang sampah di Pasar Ciparay. Sanpah2 tersebut berasal dari Desa desa di sekitar Kecamatan Ciparay, tambahnya, Selasa (23/01/2024)

Pasar Ciparay merupakan aset Desa Ciparay jadi Kepala Desa Ciparay jelas merasa keberatan jika ada Desa desa lain yg turut membuang sampah di pasar Ciparay. Selain kapasitasnya bukan untuk pembuangan sampah umum, daya muat tempah sampah Ciparay yang kecil juga tidak memungkinkan untuk itu. Fihak Desa Ciparay sudah meminta bantuan armada angkut sampah ke Dinas Kebersihan Kabupaten Bandung, dan audah mengerahkan 3 buah truk pengangkut sampah yang mengangkut sampah beberapa kali seminggu, tetap saja sampah di pasar Ciparay menumpuk.

 

Pasar Ciparay Kabupaten Bandung, Jawabarat
Pasar Ciparay Kabupaten Bandung, Jawabarat

Untuk itu ia menghimbau pada warga diluar Desa Ciparay untuk tidak membuang sampah di pasar Ciparay, hendaknya soal sampah mereka diselesaikan di Desa masing masing. Biaya angkut sampah yang menjadi beban pemerintah Desa lumayan besar dan harus dikeluarkan setiap bulan. Hal ini jelas menjadi problem tersendiri.
Akibat penumpukan sampah yang tidak ada habisnya, suasana pasar Ciparay terkesan jorok dan kotor, walaupun hal seperti itu sudah lumrah ditemui ditempat yang lain.

Tetapi ia mengharapkan agar pembangunan pasar Ciparay sesegera mungkin terlaksana. Karena hanya dengan pembangunan pasar, maka persoalan sampah akan teratasi, imbuhnya menutup pembicaraan. (**)

Reporter : Zerina

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *