Aparat pemerintahan terkesan tutup mata pasca longsor perumahan bukit pasundan 1
Jakarta-Temporatur.com || Enam Bulan pasca longsor warga Kampung Cijulang Rt 04/07 Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk mengeluh, pasalnya korban terdampak longsor dari perumahan bukit pasundan satu sampai saat ini masih belum mendapatkan ganti rugi dari developer dan kondisinya pun kian memprihatinkan.
Tidak adanya tindakan dari pihak Pemerintahan Desa Sukaharja maupun pihak Kecamatan Cijeruk. Sementara pihak Badan Penanggulangm Bencana Daerah (BPBD) Desa sudah datang namun sampai saat ini masih belum ada tanggapan dan tindakan nyata kepada korban terdampak longsoran tersebut.
Menurut Karsa korban reruntuhan mengatakan,” kejadian tersebut sudah berlangsung selama 6 bulan lalu,namun sampai saat ini masih di biarkan terbengkalai, atas kejadian ini kandang kambing miliknya nyaris roboh beruntungnya tidak ada kambing yang mati akibat kejadian tersebut”.
Lebih lanjut Karsa menjelaskan dirinya hanya mendapatkan bantuan hasil dari sumbangan warga Perumahan Bukit Pasundan satu sebesar satu juta rupiah. “Sementara untuk memperbaiki kandang kambing miliknya yang rusak butuh biaya sampai sebesar 2,5 juta rupiah,” jelas Karsa, kepada awak media, Senin(1/1).
Terpisah, Sutrisno Ketua Lingkungan mengatakan,” pihak warga kecewa dengan developer yang terkesan lamban untuk mengakomodir keluhan warga tersebut”.
“Korban dan warga Perumahan meminta agar pihak developer dan Pemerintahan tingkat Desa Sukaharja maupun Kecamatan Cijeruk tidak tutup mata dan segera mengambil sikap untuk bersama-sama memperbaiki reruntuhan pasca longsor tersebut,” Sutrisno berharap.















