Petani Padi (Opla) Talang Padang, Mengeluhkan Tidak Tersampaikan Bantuan Dari Kementerian

Petani Padi (Opla) Talang Padang, Mengeluhkan Tidak Tersampaikan Bantuan Dari Kementerian

PALI – Sumatera Selatan

Temporatur.com
Petani padi Talang Padang Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengeluhkan diduga tidak tersalurkan bantuan Kementrian pertanian kepihak petani.

Pemerintah Pusat melalui program Kementerian Pertanian, memberikan bantuan yang di salurkan ke provinsi dan kabupaten/kota guna untuk membantu meringankan beban para petani, bantuan tersebut berupa benih (bibit) padi, pupuk dan racun dan alat pertanian yang diberikan kepetani secara gratis.

Sangat disayangkan oleh ulah dan perbuatan oknum tertentu yang mencari keuntungan dari bantuan kelompok tani tersebut, sehingga tidak disalurkan dengan baik ke petani.

Seperti yang dikatakan oleh Akbar Tanjung yang mewakili petani padi Talang Padang Tempirai saat dibincangi awak media, Kamis (30/11/2023), ia menjelaskan tidak perna tersentuh bantuan dari pemerintah sejak tahun 2022 sampai 2023.

“Kami selaku petani program Opla Talang Padang dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2023 tidak perna menerima bantuan berupa bibit padi, pupuk dan racun,”tuturnya

Bacaan Lainnya

Akbar menambahkan, “sedangkan informasi yang kami dapat,  bahwa petani padi (Opla) talang padang setiap tahunnya mendapat bantuan, kemanakah bantuan tersebut..?,”ucapnya dengan nada tanya

Lebih lanjut ia menjelaskan,”terkait Mesin Pompa Air bantuan dari pemerintah tahun 2021, kami tidak perna melihat barang tersebut dilokasi persawahan dan itu semua menjadi pertanyaan bagi kami petani kemanakah Mesin tersebut,” jelasnya dengan nada kesal

Kata Akbar,” kami berharap kepada pihak yang terkait untuk mengembalikan hak kami sebagai petani,”ujarnya

IMG 20231201 WA0000
Foto Sawa talang Padang yang tidak tersentuh bantuan dari tahun 2022-2023

Senada, Oon Aprison yang mewakili petani juga menjelaskan,”kami sebagai petani berharap kepada pemerintah supaya memberikan bantuan tersebut ketangan petani langsung,”ujarnya

“Selain itu kami mengharap untuk ketua kelompok harus dari para petani, dan juga mesin traktor, perontok dan lain sebagainya untuk disediakan untuk keperluan petani jangan disimpan,”jelas oon

Herman Subianto Ketua DPK LSM Gerhana Indonesia sangat mengutuk dan menyayangkan perbuatan Oknum yang merugikan para Petani padi Talang Padang

“Saya meminta kepada pihak dinas terkait untuk lebih ketat mengawasi bantuan pertanian, supaya bisa tersalurkan dengan dan tidak menjadi suatu permasalahan bagi petani,”jelas Herman

Tambahnya, “Saya meminta kepada pengurus kelompok harus transparan dalam menyalurkan bantuan dari pemerintah sesuai dengan amanat UU 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” harapnya

Herman Subianto juga meminta kepada APH Untuk mengusut permasalahan jangan sampai berlarut

“Saya meminta kepada APH untuk segera mengusut permasalahan tersebut, karena telah merugikan masyarakat dan memakan uang rakyat,” pungkasnya.

Terpisah, Saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp pihak Dinas pertanian Kabupaten PALI tidak menjawab sampai dengan berita ini di terbitkan

Penulis : Kunci Alam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *