Bogor – Jabar || Temporatur.com
Ketua Umum Dewan Punggurus Pusat (DPP) Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), H. Norman Yulian, menjadi narasumber dalam kegiatan yang diadakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Rangka Bimbingan Penguatan bagi orangtua Penyandang Disabilitas yang diselenggarakan di Aula Hotel Gerbela Desa Puncak Cipayung Girang, Megamendung, Kabupaten Bogor pada hari Selasa, tanggal 28 November 2023.
Kehadiran Ketua Umum DPP PPDI ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para orangtua Penyandang Disabilitas mengenai penguatan cara mengatasi anak-anak berkebutuhan khusus. Selain itu, beliau juga bercerita mengenai kesuksesan anak-anak berkebutuhan khusus yang dapat menggantikan peran orangtua mereka dalam mencari nafkah. Contohnya adalah Bustomi, seorang anak yang menggunakan kursi roda namun berhasil mencapai prestasi di bidang olahraga dan kini menjadi tulang punggung keluarga.

Salah satu peserta kegiatan, Eni, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini dan berterima kasih kepada PPDI atas edukasi yang sangat bermanfaat. Eni menyatakan kebahagiaannya karena ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan semacam ini dan ia sangat menghargai kontribusi PPDI dalam mengadakannya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum DPP PPDI memberikan penekanan akan pentingnya memperkuat kesadaran dan pengetahuan orangtua mengenai cara mendukung dan mengembangkan potensi anak-anak berkebutuhan khusus. Beliau mengajak para orangtua untuk lebih memahami bahwa anak-anak tersebut memiliki kemampuan yang unik dan mampu mencapai kesuksesan yang sama dengan anak-anak lainnya.
Selain itu, Ketua Umum DPP PPDI juga mengingatkan para orangtua untuk tidak merasa terbebani dengan peran mereka dalam mengasuh dan mendidik anak-anak berkebutuhan khusus. Penerimaan dan kasih sayang dari orangtua merupakan aspek penting dalam membantu anak-anak tersebut meraih prestasi dan menjadi mandiri. Oleh karena itu, beliau mendorong para orangtua untuk terus mengembangkan hubungan emosional yang baik dengan anak-anak mereka.
Dalam edukasinya, Ketua Umum DPP PPDI juga menjelaskan pentingnya inklusi sosial bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Anak-anak tersebut memiliki hak yang sama untuk hidup dan berkembang seperti anak-anak pada umumnya. Oleh karena itu, masyarakat perlu memberikan dukungan dan kesempatan kepada mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, termasuk di sekolah dan lingkungan sekitar.
Para peserta kegiatan sangat antusias dan terinspirasi oleh cerita sukses Bustomi. Mereka menyadari bahwa anak-anak berkebutuhan khusus memiliki potensi yang besar dan bisa mencapai tujuan mereka jika mendapatkan dukungan dan kesempatan yang tepat. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi para orangtua mengenai cara mendidik anak-anak mereka dengan lebih efektif dan mendukung.
Setelah kegiatan berakhir, Dinas Sosial Kabupaten Bogor mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PPDI atas kontribusinya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala guna terus meningkatkan penguatan bagi orangtua Penyandang Disabilitas di Kabupaten Bogor.
Ketua Umum DPP PPDI menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Sosial Kabupaten Bogor yang telah mendorong terselenggaranya kegiatan ini.
Norman menekankan pentingnya kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas, ujarnya.
Menurut Norman kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Dinas Sosial Kabupaten Bogor dalam membantu meningkatkan kualitas hidup anak-anak berkebutuhan khusus dan mendukung para orangtua dalam menghadapi tantangan tersebut. Semoga melalui kegiatan seperti ini, kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang inklusi sosial semakin berkembang, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus dapat meraih kesuksesan dan hidup mandiri seperti anak-anak pada umumnya, pungkasnya. (Red)















