Proyek Saluran Irigasi di Desa Sukajadi Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Terkesan Amburadul

Proyek Saluran Irigasi di Desa Sukajadi Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Terkesan Amburadul

PAGARALAM – Sumatera Selatan

Temporatur.com

Proyek Pembangunan Peningkatan Jaringan Irigasi di Desa Sukajadi Kelurahan Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan yang menggunakan Sumber dana APBD Anggaran 2023, Rp 1 600.000.000 (Satu Milliar Enam Ratus Juta Rupiah), dalam melaksanakan pembangunan Peningkatan jaringan irigasi asal di kerjakan, Senin (18/9/2022).

Pekerjaan yang dianggarkan oleh Pemerintah diduga dikerjakan asal-asalan itu terlihat nyata Proyek peningkatan jaringan Irigasi yang dikerjakan amburadul, tanpa memperdulikan mutu kualitas ketahanan bangunan hal ini sangat disayangkan.

Tim investigasi Ikatan Wartawan Online (IWO-I) Kota Pagaralam menyayangkan lemahnya pengawasan dari Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Pagaralam dan Konsultan pengawas sebagai teknisi di lapangan yang mendesain kualitas dan kuantitas supaya lebih baik justru sebaliknya akibat butanya konsultan pengawas dan proyek peningkatan jaringan Irigasi Yang di kerjakan CV. Tediyor di kerjakan Asal-asalan sampai pekerjaannya pun Amburadul.

Foto istimewa

Dari Hasil investigasi Tim IWO-I Kota Pagaralam di lokasi pekerjaan proyek jaringan irigasi ditemukan bahwa pekerjaan terkesan asal-asalan. diduga Pekerjaan dilakukan dengan pengurangan spesifikasi untuk memperoleh keuntungan secara pribadi atau kelompok tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan yang seharusnya.

Bacaan Lainnya

Pihak konsultan saat di konfirmasi secara langsung membenarkan pengerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi, dan terlihat tidak berani menegur pihak kontraktor. Karena pihak kontraktor pengerjaan proyek tersebut masih keluarga mantan walikota.

“Secara kasat mata kita bisa melihat pengerjaan proyek irigasi ini dikerjakan asal asalan” ujarnya.

Saat ditanya apakah pihak konsultan sudah menegur kontraktor, ia menyatakan, kami tidak berani menegur, karena kontraktornya masih keluarga Bapak Alpian (mantan walikota Pagaralam red).

Pihak Ikatan Wartawan Online (IWO-I) Kota Pagaralam menyampaikan bahwa mereka akan tetap mengawasi kinerja tersebut mengawal hingga ke proses hukum, serta apa bila terindikasi tidak sesuai aturan main, maka akan dilaporkan ke pihak terkait yang membidangi pekerjaan tersebut.

Kami dari Ikatan Wartawan Online (IWO-I) Kota Pagaralam menyatakan akan mengawal proses pembangunan tersebut apabila terindikasi tidak sesuai aturan main maka kami akan laporkan hal tersebut ke pihak yang berwenang atas penghitungan anggaran yang terserap terhadap pembangunan yang dimaksud, dan apabila pihak terkait tidak maksimal maka kami akan bawa hal tersebut ke badan pemeriksa keuangan (BPK) agar teraudit secara teliti dan maksimal, dan apabila ada indikasi oknum yang bermain maka kami akan melaporkan oknum tersebut agar di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku di negara republik indonesia.

(Team)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *