Bekasi-Jabar || Temporatur.com
Proyek pekerjaan Jalan Usaha Tani (JUT) yang berlokasi di Kampung Babakan Banten, Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk keperluan petani dikerjakan asal-asalan.
proyek tersebut disinyalir tidak sesuai speak atau Rencana Anggaran Belanja (RAB).
“Saat dikerjakan proyek tersebut tidak digali terlebih dahulu, bahkan pondasinya memakai pondasi bangunan yang lama bisa disebut (tumpang tindih) dan tidak ada papan proyek di lokasi pembangunan tersebut. Diduga kemungkinan pihak kontraktor ingin Meraup keuntungan yang besar dengan cara mencuri atau mengurangi speak Pembangun proyek Jalan Usaha Tani (JUT) tersebut,” ujar Erlangga sebagai Wakil Ketua II (dua) Organisasi Masyarakat Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Sektor Kecamatan Pebayuran (29/03/2023).
“Bagaimana bisa bertahan lama kalo pengerjaan bangunannya juga asal-asalan kaya gini, kasian petani yang sangat lama mengharapkan pembangunan saluran air tersebut tapi nantinya tidak bertahan lama rusak lagi rusak lagi.
Karena kontraktor yang zalim, dan salah satu pekerja di lokasi mengatakan bahwa proyek tersebut milik Ir. Edi orang Pebayuran”, sambung Erlangga.
Saya berharap dari pihak pengawas kegiatan bisa langsung turun ke lokasi,
Supaya tidak adalagi pembangunan yg dikerjakan asal-asalan oleh pihak rekanan yang nakal seperti ini,” pungkasnya.(Red)















