Celoteh Ustad Kampung diakhir Pekan : Orang Yang Putus Kontaknya Dengan Allah

Celoteh Ustad Kampung diakhir Pekan : Orang Yang Putus Kontaknya Dengan Allah

Hp yang putus sinyalnya

Di era dunia modern saat ini, hampir tidak ada seseorang yang tidak kenal dengan Hp, baik di Kampung maupun di kota.

Seseorang yg punya Hp pasti sangatlah tahu bahwa Hp membutuhkan sinyal. Bilamana tidak tersambung dengan sinyal maka putuslah kontak hp tersebut Pemakai Hp tidak dapat berkomunikasi dengan dunia luar jika sinyal hilang.

Adapun penyebab putusnya kontak karena putus sinyalnya banyak sekali, baik penyebab dari dalam Hp itu sendiri maupun dari luarnya.

Kerusakan hubungan sinyal bisa diperbaiki kembali dengan melihat sebab kerusakan hilangnya kontak tersebut.

Ada beberapa penyebab putusnya sinyal antara lain baterai mati, habis kuota, tidak ada jaringan, kerusakan sistem, Hp terlalu panas, cuaca buruk dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

Adapun cara memperbaikinya sangat tergantung kepada penyebabnya,
misalnya hilang sinyal disebabkan habis kuota maka jalan keluarnya adalah pengisian pulsa. Artinya sebenarnya mudah untuk diperbaiki jika tahu penyebabnya.

Manusia yang putus kontak dengan Tuhannya

Dalam menganalisa manusia tidaklah terlalu jauh berbeda dengan Handphone (HP), Banyak sekali manusia yang tidak terkoneksi lagi dengan Sang Penciptanya

Tujuan hidup manusia adalah mencari dan menemukan sampai mendapatkan ridho Allah.

Namun kadang manusia lupa tujuan tersebut sehingga lebih mementingkan egoisme serta hawa nafsu, terus mengikuti bimbingan syetan.

Inti daripada manusia adalah hati dan hatilah yang menjalankan tugas untuk selalu membimbing otak dalam berpikir ke arah kiri atau kanan, arah yang dibenci atau diridhoi Tuhan ?

Hati merupakan inisiator otak, sedangkan otak merupakan peran sentral dalam menggerakkan aktifitas seseorang.
Hal ini terus saling berhubungan,  suasana hati yang dipayungi terus oleh pendekatannya kepada Tuhan akan semakin positif perilakunya.
Sedangkan seseorang yg suasana hatinya semakin jauh dari Tuhan maka akan semakin lemah lah kekuatan spiritualnya dan semakin dekat lah kepada sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan yang dekat dan relevan dengan godaan Syetan.
Hal ini relevan dengan Alquran surat Thaha ayat 124.

Siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit. Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta”. (QS Taha: 124).

Dalam penjelasan Tafsir Kementerian Agama, ayat ini menerangkan bahwa Allah SWT menjelaskan orang-orang yang berpaling dari ajaran Alquran, dan tidak mengindahkannya serta menentang petunjuk-petunjuk yang terdapat di dalam Alquran. Maka sebagai hukumannya, manusia yang berpaling dari Alquran akan selalu hidup dalam kesempitan dan kesulitan.

Orang yang berpaling dari Alquran akan selalu bimbang dan gelisah walaupun dia memiliki kekayaan, pangkat dan kedudukan karena selalu diganggu oleh pikiran dan khayalan yang bukan-bukan mengenai kekayaan dan kedudukannya itu.

Orang yang menentang petunjuk Alquran akan selalu dibayangi oleh momok kehilangan kesenangan yang telah dicapainya, sehingga ia melakukan tindakan-tindakan yang menimbulkan kebencian dan kerugian dalam masyarakatnya.

Kemudian di akhirat nanti ia akan dikumpulkan Allah bersama manusia lain dalam keadaan buta mata hatinya. Sebagaimana dia di dunia selalu menolak petunjuk-petunjuk Allah yang terang benderang dan memicingkan matanya agar petunjuk itu jangan terlihat olehnya sehingga ia berlarut-larut dalam kesesatan, demikian pula di akhirat ia tidak dapat melihat suatu alasan pun untuk membela dirinya dari ketetapan Allah Yang Maha Adil.

Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa orang yang berpaling dari ajaran Allah itu memang menjadi buta panca indera tidak melihat suatu apapun sebagai tambahan siksaan atasnya.

Seseorang yang buta di kala terjadi huru-hara dan malapetaka akan lebih kalang-kabut pikirannya karena tidak tahu apa yang akan dibuat dan tidak tentu arah yang akan dituju untuk menyelamatkan dirinya, karena tidak melihat dari mana datangnya bahaya yang mengancam.

Tetapi sesudah itu matanya akan menjadi terang kembali karena melihat sendiri buku catatan amalnya. Betapa hebat dan dahsyatnya siksaan neraka sebagaimana tersebut dalam ayat ini.

Datangnya Ramadan adalah waktu yang sangat tepat bagi seseorang yang telah jauh dan putus sinyal dengan Tuhannya, waktunya untuk mengembalikan semua kebaikan yang telah terlanjur negatif menuju kepada jalur positif yang menuju ridho Tuhan.

Suasana hati manusia Tidaklah jauh berbeda dgn Hp. Semakin jauh dan jarang diperhatikan. dirawat, di update, di charge maka akan cepat lowbat terus zero dan rusak pula.

Wallahu’alam bishowab

Coletoh Ustad Kampung
Edisi akhir pekan
18 Maret 2023

Sumber : Dr.Encep.S. Jaya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *