Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Sekitar 21 Ribu Orang Tewas dan 78 Ribu Orang lebih Luka Luka Akibat Gempa Bumi Dahsyat Turki dan Suriah

Sekitar 21 Ribu Orang Tewas dan 78 Ribu Orang lebih Luka Luka Akibat Gempa Bumi Dahsyat Turki dan Suriah

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ANKARA || TEMPORATUR.com

Peristiwa gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,8 pada Senin (05/02) yang mengguncang Turki dan Suriah dari informasi yang dilansir dari CNN sudah memakan korban jiwa yang meninggal sekitar 21.051 orang dan luka-luka sedikitnya 78.124 orang.

Diperkirakan korban akan bertambah dengan masih berjalannya proses evakuasi yang sedang dilakukan oleh Tim SAR setempat.

Wakil Presiden Turki Fuat Oktay menyebut ada 17.674 orang tewas di wilayahnya. Sedangkan jumlah korban luka-luka mencapai 72.879 orang.

Sementara di Suriah, laporan media pemerintah dan organisasi pertahanan sipil Helm Putih menyebut korban tewas bertambah menjadi sedikitnya 3.377 orang.

Angka itu terdiri atas sedikitnya 2.030 orang yang tewas di area-area yang dikuasai pemberontak, tepatnya di wilayah Suriah bagian barat laut. Selain itu 1.347 orang lainnya yang tewas di wilayah-wilayah yang dikuasai pemerintah Suriah.

Pemerintah setempat melaporkan jumlah korban akibat gempa di Suriah mencapai 5.245 orang. Rinciannya, 2.295 orang di wilayah yang dikuasai pemerintah dan 2.950 orang di area yang dikuasai pemberontak.

Dengan demikian, secara total sedikitnya 21.051 orang tewas akibat gempa bumi kuat itu di Turki dan Suriah. Jika ditotal, maka sedikitnya 78.124 orang mengalami luka-luka akibat gempa di Turki dan Suriah
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengumumkan status darurat bencana atas gempa dahsyat tersebut.

“Kami memutuskan untuk mengumumkan keadaan darurat untuk memastikan bahwa penyelamatan dan pemulihan dapat kami lakukan dengan cepat,” kata Erdogan dalam pidatonya dilansir Temporatur.com yang mengutip AFP, pada Rabu (8/2).

Erdogan mengatakan, status darurat itu berlaku di 10 provinsi. Pemerintah Turki menekankan upaya penanganan bencana bahkan terus dimaksimalkan.

“Kami akan segera menyelesaikan proses pada presiden dan parlemen terkait keputusan ini. Darurat bencana mencakup 10 provinsi yang dilanda gempa. Status darurat gempa berlangsung selama tiga bulan,” pungkasnya.(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less