Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya yang sebelumnya menyebut bahwa seluruh tanah adalah milik negara. Pernyataan tersebut dinilai menimbulkan kesalahpahaman dan memicu kegaduhan di tengah masyarakat.










